Pendiri ByteDance, Zhang Yiming, kembali menjadi sorotan setelah kekayaannya melonjak signifikan pada tahun 2026. Ia kini mengukuhkan posisinya sebagai orang terkaya nomor satu di China.
Berdasarkan data Bloomberg Billionaires Index, total kekayaan Zhang Yiming mencapai 92,8 miliar dollar AS atau setara Rp1.642 triliun.
>>> 11 PTN Masih Buka Pendaftaran Jalur Mandiri Juni 2026
Angka ini menempatkannya di peringkat kedua orang terkaya di Asia dan urutan ke-21 miliarder dunia.
Dengan pencapaian ini, Zhang Yiming menggeser taipan India, Mukesh Ambani, yang kini berada di peringkat ketiga dengan kekayaan 86,9 miliar dollar AS.
Posisi teratas orang terkaya Asia masih dipegang Gautam Adani dengan 117,4 miliar dollar AS.
Perjalanan Karier Zhang Yiming
Lahir pada tahun 1983 di Provinsi Fujian, China, Zhang Yiming menyelesaikan pendidikan tinggi di bidang rekayasa perangkat lunak di Nankai University pada 2005.
Ia memulai karier profesional sebagai insinyur di situs pencarian perjalanan Kuxun. com sebelum terjun ke dunia wirausaha pada 2009 dengan mendirikan situs pencarian properti 99fang.
com.
Langkah besarnya terjadi pada 2012 ketika ia ikut mendirikan ByteDance di Beijing. Perusahaan ini awalnya fokus pada layanan agregasi berita dengan meluncurkan aplikasi Toutiao.
ByteDance berkembang pesat, melampaui 13 juta pengguna aktif harian pada 2014. Perusahaan kemudian berekspansi global dengan merilis TopBuzz pada 2015 dan mengakuisisi News Republic pada 2017.
>>> Uzbekistan Debut di Piala Dunia 2026 Hadapi Kolombia
Di bawah kepemimpinannya, ByteDance menjelma menjadi raksasa teknologi global berkat popularitas TikTok dan Toutiao, menjangkau lebih dari 1 miliar pengguna di seluruh dunia.
Namun, di tengah kesuksesan, Zhang Yiming mengumumkan pengunduran dirinya sebagai CEO ByteDance pada Mei 2021. Kepemimpinan operasional diserahkan kepada Liang Rubo.
Meskipun mundur dari operasional harian, ia tetap menjadi pemegang saham individu terbesar di ByteDance dengan porsi sekitar 21 persen.
Langkah pengunduran dirinya menyusul pendiri raksasa teknologi China lainnya seperti Jack Ma dari Alibaba dan Colin Huang dari Pinduoduo.
Faktor Lonjakan Nilai Kekayaan
Pertumbuhan nilai aset Zhang Yiming dinilai fenomenal, membengkak lebih dari tujuh kali lipat sejak Maret 2019 yang kala itu tercatat 13 miliar dollar AS.
Pertambahan terbaru lebih dari 24 miliar dollar AS terjadi setelah analisis ulang valuasi ByteDance oleh investor institusi besar seperti BlackRock dan Fidelity Investments.
Kenaikan nilai modal ini berkaitan erat dengan penguatan valuasi ByteDance di pasar global dan intensifikasi pengembangan sektor kecerdasan buatan.
>>> IHSG Ditutup Melemah ke Level 6.220 pada 17 Juni 2026
ByteDance juga menunjukkan performa finansial yang kokoh dengan membukukan pendapatan total lebih dari 155 miliar dollar AS pada tahun 2024.