Ajang otomotif BBQ Ride akhir pekan lalu diramaikan oleh kehadiran dua unit motor bebek mungil ikonik, yaitu Honda Little Cubra.
Motor langka tersebut berhasil menarik perhatian besar dari para pengunjung yang datang.
>>> Harga Batu Bara Acuan Juni 2026 Naik Jadi 123,91 Dollar AS per Ton
Dua unit motor spesifikasi JDM (Japanese Domestic Market) itu dipajang berdampingan dengan balutan warna perak dan biru muda.
Keduanya merupakan koleksi milik Ducks Garage, sebuah workshop spesialis restorasi dari Bandung.
Spesifikasi Teknis Berbeda
Punggawa Ducks Garage, Aditya Tri Bagus, menjelaskan bahwa lini Little Cubra yang mereka bawa memiliki perbedaan mendasar dengan varian Cubra bermesin atau bersasis besar yang menggunakan roda ukuran standar.
"Serinya tetap Cub. Cub-nya seri Little Cubra makanya dia ring 14, karena ada dua tipe kan.
Yang ring 17 setahu saya itu bukan model motor utuh tapi body kit resmi yang dikeluarkan Honda buat mendongkrak penjualan Super Cub di tahun itu," ujar Aditya.
Walaupun secara dimensi bodi terlihat serupa, kedua unit Honda Little Cubra yang dipamerkan ternyata memiliki spesifikasi teknis serta fitur yang tidak sama.
"Nah yang biru itu juga unik, dia 50 cc tapi double starter dan giginya 4-speed," kata Aditya.
Di sisi lain, unit yang berwarna perak memiliki konfigurasi mesin yang lebih konvensional mirip dengan motor bebek JDM klasik pada umumnya.
>>> Mendagri Desak Pemda Percepat Realisasi Tambahan TKD dan Hibah
"50 cc juga tapi dia non-electrik starter dan giginya hanya 3-speed," tuturnya.
Hanya Dijual Salah Satu Unit
Ducks Garage berencana untuk melepas bebek langka ini kepada para kolektor yang berminat.
Meski demikian, pihak workshop tidak akan menjual kedua unit tersebut secara bersamaan.
"Dijual salah satu saja. Kalau dijual si biru Rp 50 juta, silver Rp 45 juta.
Yang dijual tapi hanya salah satu," jelas Aditya.
Populasi Honda Little Cubra di Indonesia tergolong sangat sedikit dan sangat jarang ditemukan di jalan raya karena statusnya sebagai motor JDM.
"Setahu saya di Bandung cuma ada dua, di Jakarta tiga.
>>> Senat AS Tolak Resolusi Pembatasan Wewenang Perang Trump terhadap Iran
Jarang di jalan, bisa jadi juga karena enggak dipakai ke jalan mas, karena kan ini unit no paper," pungkas Adit.
