PT Nindya Karya (Persero) mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat Banyuwangi di Jawa Timur. Proyek ini merupakan bagian dari program strategis Presiden Prabowo Subianto untuk menyediakan akses pendidikan berkualitas.
Percepatan dilakukan melalui pengadaan dan pengiriman material utama secara cepat. Pengerjaan sektor arsitektur, mekanikal elektrikal plumbing (MEP), serta penataan kawasan seluas 6,8 hektare dijalankan secara paralel.
>>> BPS Resmi Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Kepulauan Riau
Target Penyelesaian dan Standar Internasional
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo meninjau lokasi dan menekankan pentingnya penyelesaian cepat. Ia menyatakan fasilitas ini dirancang dengan standar tinggi setara pendidikan internasional.
"Sekolah Rakyat Banyuwangi ini tidak hanya dibangun untuk memenuhi kebutuhan dasar pendidikan, tetapi juga dirancang dengan standar yang tinggi, setara dengan fasilitas pendidikan bertaraf internasional," kata Dody Hanggodo.
Ia berharap anak-anak dari keluarga prasejahtera dapat belajar di lingkungan aman dan berkualitas. Dengan demikian, mereka memiliki kesempatan sama untuk meraih masa depan lebih baik.
Project Director PT Nindya Karya, Bayu Apriyadi, menyambut baik kunjungan menteri. Menurutnya, kunjungan tersebut memperkuat komitmen tim dalam merampungkan proyek dengan aman dan tepat waktu.
>>> BXSea Oceanarium Luncurkan Eksibisi Kuda Laut Perut Besar untuk Edukasi dan Konservasi
"Kami berkomitmen untuk terus menjaga kualitas, keselamatan kerja, dan mempercepat penyelesaian pembangunan melalui optimalisasi sumber daya," ujar Bayu Apriyadi.
Melalui proyek ini, Nindya Karya berharap membuka peluang bagi anak-anak dengan keterbatasan akses geografis maupun ekonomi.
Proyek asrama dan ruang kelas ini menjadi investasi jangka panjang mendukung visi Indonesia Emas 2045.
>>> Khofifah Terima Penghargaan KPK atas Keberhasilan E-Learning ASN Jatim
"Nindya Karya percaya bahwa investasi terbaik bagi masa depan bangsa adalah menghadirkan lingkungan pendidikan yang mampu menumbuhkan kepercayaan diri, karakter, dan mimpi-mimpi besar generasi muda Indonesia menuju Indonesia Emas 2045," kata Bayu Apriyadi.