⌂ Beranda News Jeff Bezos: AI Justru Picu Kekurangan Tenaga Kerja, Bukan Menggantikan Manusia

Jeff Bezos: AI Justru Picu Kekurangan Tenaga Kerja, Bukan Menggantikan Manusia

Jeff Bezos: AI Justru Picu Kekurangan Tenaga Kerja, Bukan Menggantikan Manusia
Jeff Bezos berbicara di VivaTech Paris
A A Ukuran Teks16px

Pendiri Amazon Jeff Bezos menyatakan bahwa kecerdasan buatan (AI) justru akan memicu kekurangan tenaga kerja, bukan menghilangkan pekerjaan manusia.

Pernyataan itu disampaikan Bezos dalam konferensi teknologi VivaTech di Paris, Perancis, pada Rabu (17/6/2026).

>>> Bonek Padati Gelora 10 Nopember Rayakan HUT ke-99 Persebaya

Ia menanggapi kekhawatiran publik, termasuk hasil jajak pendapat Reuters dan Ipsos yang menunjukkan separuh warga Amerika Serikat cemas AI dapat menghapus pekerjaan mereka.

"Saya tahu ada banyak kekhawatiran bahwa AI akan membuat manusia menjadi mubazir. Saya sangat tidak setuju.

Menurut saya, AI justru akan menciptakan kekurangan tenaga kerja," ujar Bezos.

Menurut Bezos, AI akan membuka berbagai aktivitas ekonomi baru yang membutuhkan lebih banyak tenaga kerja manusia.

>>> Persebaya Resmi Rekrut Ramadhan Sananta Jelang HUT ke-99

Proyek Luar Angkasa dan AI Baru

Dalam kesempatan yang sama, Bezos juga memaparkan sejumlah proyek miliknya, termasuk perusahaan antariksa Blue Origin dan startup AI bernama Prometheus.

Prometheus dikembangkan untuk mempercepat proses produksi fisik. Sementara Blue Origin menargetkan pemindahan industri pencemar ke luar Bumi.

"Jika perjalanan luar angkasa cukup andal dan murah, serta material bisa didapat dari asteroid dan Bulan, planet ini bisa dikembalikan ke kondisi sebelum Revolusi Industri," kata Bezos.

CEO Blue Origin David Limp mengonfirmasi pembangunan kembali landasan peluncuran roket New Glenn di Florida setelah ledakan besar pada Mei lalu.

>>> Kemensos Salurkan Bansos PKH dan BPNT Tahap Dua Juni 2026

Proyek ini berjalan di tengah persaingan dengan SpaceX milik Elon Musk yang baru memaparkan rencana membangun kota di Bulan dan Mars, pusat data AI di luar angkasa, serta liburan ke Bulan.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru