⌂ Beranda News Pemprov Sumut Gandeng Finlandia Kembangkan Pengolahan Sampah Jadi Listrik

Pemprov Sumut Gandeng Finlandia Kembangkan Pengolahan Sampah Jadi Listrik

Pemprov Sumut Gandeng Finlandia Kembangkan Pengolahan Sampah Jadi Listrik
Ilustrasi pengolahan sampah menjadi energi listrik
A A Ukuran Teks16px

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menjajaki kerja sama strategis dengan Finlandia dalam pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL).

Langkah ini bertujuan mengoptimalkan pengelolaan limbah sekaligus memperkuat pasokan listrik di Sumut.

>>> PN Jakpus Gelar Sidang Perdana Hery Susanto Kasus Suap Nikel

Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution menilai infrastruktur PSEL sangat mendesak untuk mengatasi limbah domestik.

Saat ini, proyek PSEL berkapasitas 15 megawatt (MW) sedang berjalan untuk melayani Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang.

Bobby ingin fasilitas serupa diterapkan di wilayah lain, terutama yang memiliki akses geografis sulit.

"Kami berharap Finlandia bisa mendukung program pembangunan PSEL, baik skala besar maupun lebih kecil di beberapa wilayah," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (18/6/2026).

Pernyataan itu disampaikan saat menerima kunjungan Duta Besar Finlandia untuk Indonesia, Pekka Kaihilahti, di Kantor Gubernur Sumut, Medan, pada Rabu (17/6/2026).

Menurut Bobby, teknologi PSEL memberikan dampak positif ganda: menyuplai listrik sekaligus menangani limbah rumah tangga secara berkelanjutan.

Selain energi hijau, Pemprov Sumut juga menawarkan potensi investasi di hilirisasi industri.

>>> Polda Metro Jaya Usut Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel, Kerugian Rp35,34 Miliar

Sumut dinilai menarik bagi investor asing berkat sumber daya alam melimpah dan posisi strategis di Selat Malaka.

Komoditas kelapa sawit disebut sebagai sektor paling potensial. "Kami sangat terbuka tentang pengolahan kelapa sawit, ini salah satu hal paling berpotensi di Sumut," ucap Bobby.

Finlandia Siap Boyong Teknologi Modular

Dubes Finlandia Pekka Kaihilahti menegaskan kesiapan negaranya mentransfer teknologi PSEL ke Sumut. Dukungan mencakup sistem skala besar dan kecil, pendampingan teknis, pemilahan limbah, hingga edukasi lingkungan.

Pekka mengungkapkan Finlandia dulu menghadapi masalah sampah serupa.

Kini, hanya sekitar satu persen sampah di Finlandia yang berakhir di TPA berkat teknologi pengolahan limbah menjadi energi.

Finlandia telah menciptakan sistem modular pengolahan limbah menjadi listrik yang fleksibel. Sistem skala mikro dinilai ideal untuk wilayah pelosok Sumut yang memiliki karakteristik kepulauan mirip Finlandia.

>>> Ekonom Prediksi Bank Indonesia Pertahankan BI Rate 5,50 Persen pada Juni 2026

Dalam pertemuan tersebut, turut hadir Wakil Gubernur Sumut Surya beserta jajaran pimpinan OPD Pemprov Sumut.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru