⌂ Beranda News IHSG Melemah ke 6.220, TINS Bagikan Dividen Rp656 Miliar

IHSG Melemah ke 6.220, TINS Bagikan Dividen Rp656 Miliar

IHSG Melemah ke 6.220, TINS Bagikan Dividen Rp656 Miliar
Grafik IHSG melemah
A A Ukuran Teks16px

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Rabu (17/6).

Berdasarkan data dari Detik Finance, indeks acuan domestik turun 0,55 persen ke level 6.220,74.

>>> Pertamina Patra Niaga Resmi Naikkan Harga Pertamax per Juni 2026

Koreksi IHSG tertahan oleh penguatan saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA), dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM).

Sementara itu, saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), dan PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) menjadi penekan utama.

Investor asing mencatatkan aksi jual bersih Rp328,73 miliar di pasar reguler. Namun, secara keseluruhan asing masih membukukan beli bersih Rp2,51 triliun di seluruh pasar.

Secara sektoral, tujuh dari sebelas indeks sektor mengalami penurunan.

Sektor industri mencatat penurunan terdalam 2,52 persen, sedangkan sektor kesehatan memimpin penguatan dengan kenaikan 0,58 persen.

Pelemahan IHSG sejalan dengan bursa AS yang terpuruk.

Dow Jones merosot 0,98 persen ke 51.492, S&P 500 terkoreksi 1,21 persen ke 7.420, dan Nasdaq terpangkas 1,35 persen ke 26.021.

Pelaku pasar global mencermati langkah Federal Reserve yang mempertahankan suku bunga acuan AS.

Sementara itu, indeks ETF EIDO menyusut 1,42 persen, tetapi MSCI Indonesia naik 0,33 persen.

Dari dalam negeri, sentimen tertuju pada antisipasi hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia.

Pasar memproyeksikan kenaikan BI Rate 25 basis poin menjadi 5,75 persen yang berpotensi memengaruhi rupiah dan arus modal.

Rencana Tender Wajib INET dan Buyback Saham MBMA

PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) bersiap menggelar penawaran tender wajib atas saham PT Personel Alih Daya Tbk (PADA).

Aksi ini melibatkan maksimal 900 juta saham atau 28,57 persen modal disetor.

>>> Massa Kepung Hotel Sultan Tolak Eksekusi Blok 15 GBK

Harga pelaksanaan MTO dipatok Rp63 per saham, dengan total nilai transaksi potensial Rp56,7 miliar. Agenda ini berlangsung dari 18 Juni hingga 17 Juli 2026.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru