Kabar gembira datang untuk penjaga gawang Timnas Cape Verde, Vozinha.
Sang ibu dilaporkan telah mengantongi visa masuk ke Amerika Serikat demi menonton langsung aksi putranya di ajang Piala Dunia 2026.
>>> Trump Teken Nota Perjanjian Damai dengan Iran di Prancis
Kepastian tersebut disampaikan oleh Ketua Fraksi Demokrat, Hakeem Jeffries, pada Rabu (17/6/2026) waktu setempat.
Langkah ini menjadi angin segar bagi sang kiper yang tengah mencuri perhatian publik.
Vozinha menjadi buah bibir setelah menampilkan performa gemilang pada pertandingan pertamanya di Piala Dunia 2026.
Berkat aksi penyelamatan krusialnya, laga debut Cape Verde melawan tim kuat Spanyol berakhir imbang.
Pertandingan Grup H antara Spanyol vs Cape Verde tersebut digelar di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, pada Senin (15/6/2026) malam WIB.
Skor kacamata 0-0 menjadi hasil akhir yang mengejutkan banyak pihak.
Pencapaian ini di luar dugaan lantaran Spanyol jauh lebih diunggulkan dibandingkan Cape Verde yang berstatus sebagai tim debutan.
Vozinha yang bermain sangat menonjol akhirnya dinobatkan sebagai man of the match dalam laga tersebut.
Selepas pertandingan usai, Vozinha sempat menceritakan kendala yang dihadapi keluarganya. Ia mengungkapkan bahwa ibunya belum berhasil memperoleh visa masuk ke Amerika Serikat.
Faktor finansial menjadi penyebab utama karena sang ibu tidak dapat mengumpulkan dana tepat waktu untuk mengurus visa. Situasi ini memicu simpati dan perhatian dari otoritas setempat.
Hakeem Jeffries kemudian turun tangan dengan melakukan komunikasi langsung bersama Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio.
Ia meminta Departemen Luar Negeri AS mengupayakan solusi terbaik agar ibu sang pemain bisa hadir di stadion.
>>> Indonesia dan OECD: Antara Ambisi Global dan Reformasi Domestik
Melalui kebijakan khusus, seluruh biaya pengurusan visa kini telah dihapuskan. Otoritas terkait sedang merampungkan persiapan perjalanan agar sang ibu bisa tiba sebelum laga Cape Verde berikutnya.
Jadwal terdekat Cape Verde adalah menghadapi Uruguay di Miami pada akhir pekan ini. Kehadiran sang ibu diharapkan bisa memberikan dukungan moral tambahan bagi Vozinha.