Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi menandatangani memorandum kesepakatan damai dengan Iran di Istana Versailles, Prancis, pada Rabu (17/6/2026) malam.
Penandatanganan dilakukan setelah Trump menghadiri pertemuan KTT G7 dan disaksikan langsung oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron serta Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio.
>>> Indonesia dan OECD: Antara Ambisi Global dan Reformasi Domestik
Sebelum membubuhkan tanda tangan, Trump sempat memberikan pernyataan singkat mengenai proses diplomatik yang telah dilalui.
"This was not easy," ucap Trump di hadapan para pejabat dan undangan yang memadati ruangan.
Langkah ini diikuti aksi simbolis Trump yang memperlihatkan dokumen resmi bermaterai tanda tangan kepada hadirin.
Kesepakatan damai ini diklaim membawa pengaruh besar terhadap sektor logistik global dan pergerakan ekonomi internasional melalui normalisasi jalur perdagangan laut.
>>> Threads Tembus 500 Juta Pengguna Aktif Bulanan dalam Tiga Tahun
Presiden Prancis Emmanuel Macron menulis, "Ini adalah langkah penting ke arah yang benar bagi rekan-rekan sesama warga kita yang akan memungkinkan penurunan harga energi dalam waktu dekat."
Pada hari yang sama, Presiden Iran Masoud Pezeshkian dilaporkan juga telah menandatangani dokumen kesepakatan damai serupa untuk melengkapi validitas perjanjian kedua belah pihak.
Otoritas diplomatik Iran menjelaskan bahwa naskah memorandum formal tersebut disusun secara bilateral guna memastikan akurasi dan pemahaman yang setara antarnegara.
>>> Hasil Review Aksesibilitas Pasar MSCI Berpotensi Pacu Inflow Asing
"Ini mewakili tingkat transparansi tertinggi dalam komunikasi publik kami," kata Esmail, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran.