⌂ Beranda News Bengkel Spesialis Ungkap Komponen Fast Moving Motor Listrik yang Perlu Diganti

Bengkel Spesialis Ungkap Komponen Fast Moving Motor Listrik yang Perlu Diganti

Bengkel Spesialis Ungkap Komponen Fast Moving Motor Listrik yang Perlu Diganti
Komponen fast moving motor listrik yang perlu diganti
A A Ukuran Teks16px

Perawatan motor listrik sering dianggap lebih sederhana dibanding motor bensin karena jumlah komponen yang lebih sedikit. Namun, kendaraan ramah lingkungan ini tetap memerlukan penggantian suku cadang secara berkala.

Muhlasin, pemilik bengkel spesialis motor listrik EV Solution di Pondok Aren, Tangerang Selatan, menjelaskan komponen fast moving yang perlu diperhatikan.

>>> Pramono Anung Resmikan Infrastruktur Baru di HUT ke-499 Jakarta

Menurutnya, beberapa komponen cepat aus pada motor listrik mirip dengan motor bensin.

"Ban, kampas rem, bearing roda, dan seal (baik seal BLDC maupun seal roda depan). Itu saja yang fast moving di luar komponen elektrikal," ujar Muhlasin.

Sistem kaki-kaki motor listrik masih serupa dengan motor konvensional, sehingga pola keausan komponennya pun sama. Ban dan kampas rem akan terkikis seiring pemakaian dan perlu diganti demi keselamatan.

Perhatian khusus juga perlu diberikan pada bearing roda dan seal. Kerusakan pada komponen ini dapat mengganggu kenyamanan berkendara hingga menimbulkan suara berisik di area roda.

Beberapa suku cadang motor listrik bisa memanfaatkan komponen motor bensin. "Komstir pakai punya motor bensin bisa.

Terus kampas rem Polytron misalnya, persamaan dengan punya Supra," kata Muhlasin.

>>> Polisi Selidiki Penemuan Mayat Pria Terikat Kawat di Daan Mogot

Kemudahan substitusi ini memberikan keuntungan bagi pemilik motor listrik. Ketersediaan suku cadang lebih mudah ditemukan dan biaya perawatan menjadi lebih terjangkau.

Komponen Elektrikal yang Rawan Gangguan

Di samping komponen mekanis, bagian elektrikal yang paling sering mengalami gangguan adalah sensor gas atau throttle sensor. "Kalau elektrikal yang paling sering error itu sensor gas (throttle).

Karena dia pakai sensor yang rawan kalau terkena air atau berkarat," jelas Muhlasin.

Fungsi utama sensor throttle adalah membaca pergerakan tuas gas dan menerjemahkannya menjadi sinyal untuk mengatur tenaga motor listrik.

Respons akselerasi bisa terganggu jika sensor terkena air, kelembapan, atau korosi.

>>> Universitas Hasanuddin Umumkan Hasil Seleksi Mandiri 2026

Namun, gangguan pada bagian ini tidak selalu mewajibkan penggantian satu set utuh. Pada banyak kasus, cukup mengganti komponen sensornya saja karena suku cadang bersifat universal dan mudah didapat.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru