⌂ Beranda News Hindari Kebiasaan Buruk Ini Agar Baterai Motor Listrik Tetap Awet
News

Hindari Kebiasaan Buruk Ini Agar Baterai Motor Listrik Tetap Awet

Ilustrasi baterai motor listrik
Ilustrasi baterai motor listrik
A A Ukuran Teks16px

Baterai menjadi komponen paling penting pada sepeda motor listrik, menentukan jarak tempuh dan performa keseluruhan kendaraan.

Banyak pemilik motor listrik yang keliru dalam menerapkan kebiasaan harian, sehingga usia pakai baterai menjadi lebih pendek dan dayanya cepat terkuras.

Kebiasaan Pengisian Daya yang Keliru

Kesalahan fatal yang kerap dijumpai adalah membiarkan daya baterai benar-benar tipis sebelum diisi ulang. Sebaiknya, lakukan pengisian daya ketika indikator baterai tersisa satu bar atau sekitar 50 persen.

Penurunan performa baterai akan berjalan lebih cepat jika komponen ini terlalu sering dibiarkan dalam kondisi kosong.

Intensitas penggunaan fitur pengisian cepat atau fast charging yang berlebihan juga dapat memicu penurunan kesehatan baterai.

Meskipun didukung oleh beberapa pabrikan modern, penggunaan fast charging yang keseringan akan menurunkan masa pakai baterai.

Durasi pengisian daya yang berlebih juga menjadi persoalan.

Membiarkan pengisi daya tetap terhubung saat baterai sudah penuh berisiko tinggi, terutama pada jenis baterai SLA yang belum dilengkapi pelindung otomatis.

Hal ini dapat menyebabkan baterai tetap panas dan cepat menggelembung.

Pengaruh Faktor Eksternal

Lokasi parkir turut memengaruhi temperatur baterai. Menjemur motor di bawah terik matahari secara langsung berpotensi memicu lonjakan suhu internal pada komponen penyimpan daya.

Sebaliknya, mendiamkan motor dalam jangka waktu lama tanpa pernah digunakan juga memicu kerusakan serupa.

Kendaraan sebaiknya tetap dioperasikan atau minimal dayanya diisi secara periodik, misalnya setiap tiga sampai empat hari sekali.

Penggunaan perangkat pengisi daya yang sesuai dengan spesifikasi bawaan pabrik sangat penting demi menghindari beban kerja berlebih pada baterai.

Memaksa penggunaan charger yang lebih besar pada motor yang tidak mendukung fast charging dapat membuat baterai menjadi panas dan mempercepat kerusakannya.

📰 Update Terbaru