Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah memulai perbaikan Dinding Penahan Tanah di Jalan Raya Kebon Pedes, Tanah Sareal, Kota Bogor.
Proyek ini menelan anggaran sebesar Rp5,4 miliar.
>>> Prodia Diagnostic Line Targetkan Rp62,74 Miliar Lewat IPO Saham
Dinding penahan yang diperbaiki memiliki panjang 12 meter dan tinggi 8 meter.
Perbaikan ini dilakukan oleh Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jawa Barat setelah penanganan darurat oleh BPBD Kota Bogor.
Target Penyelesaian dan Pengaturan Lalu Lintas
Proyek infrastruktur di jalur padat kendaraan ini ditargetkan selesai dalam waktu 150 hari kalender.
Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, menyatakan bahwa pengerjaan fisik dapat segera dilaksanakan setelah proses administrasi penyerahan lahan rampung.
>>> Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Terkait Dugaan Korupsi Makan Bergizi Gratis
Pihak berwenang juga telah menyiapkan langkah antisipasi berupa pengaturan lalu lintas mengingat kawasan tersebut merupakan jalur utama yang padat kendaraan.
Rekayasa arus kendaraan akan disesuaikan dengan kondisi dinamis selama masa konstruksi berlangsung.
Kerusakan infrastruktur jalan ini terjadi sejak 29 Januari lalu akibat ambrolnya struktur penahan tanah yang menggerus badan jalan.
Penyebab longsor diduga karena penumpukan sampah di aliran sungai yang menyumbat saluran air.
>>> Rupiah Melemah ke Rp 17.856 per Dollar AS pada 18 Juni 2026
Penyumbatan tersebut meningkatkan tekanan pada dinding penahan hingga akhirnya menyebabkan struktur bangunan ambrol. Kebiasaan membuang sampah sembarangan diimbau untuk segera dihilangkan.