⌂ Beranda News Pengecasan Berlebih Percepat Kerusakan Baterai Motor Listrik Jenis SLA

Pengecasan Berlebih Percepat Kerusakan Baterai Motor Listrik Jenis SLA

Pengecasan Berlebih Percepat Kerusakan Baterai Motor Listrik Jenis SLA
Ilustrasi baterai motor listrik jenis SLA yang mengalami overcharge
A A Ukuran Teks16px

Kebiasaan mengisi daya motor listrik terlalu lama dapat mempercepat kerusakan baterai. Risiko ini terutama mengintai pengguna motor dengan baterai jenis Sealed Lead Acid (SLA).

Alfian, pemilik bengkel AD Service Solo, menjelaskan bahwa perawatan baterai sebenarnya relatif sama. Namun, cara pengisian daya menjadi faktor utama yang menentukan kondisi baterai dalam jangka panjang.

>>> Musisi AS Oliver Tree Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di Brasil

Kesalahan yang sering terjadi adalah membiarkan pengisi daya tetap terhubung ke listrik meski baterai sudah penuh.

"Kalau perawatan baterai sebenarnya relatif sama, tergantung dari cara pengecasannya juga," kata Alfian.

Baterai SLA lebih rentan karena belum dilengkapi fitur pemutus arus otomatis. Akibatnya, pasokan listrik terus mengalir meski kapasitas baterai sudah maksimal.

"Kalau motor yang masih pakai SLA, kadang tidak ada auto cut off. Jadi kalau sudah penuh, baterainya masih ngisi terus," ujar Alfian.

>>> Polda Metro Jaya Periksa Davina Karamoy Terkait Kasus Hanania Travel

Pasokan energi yang konstan menyebabkan suhu baterai melonjak. Jika panas berlebih terjadi berulang, struktur internal baterai bisa rusak dan menyebabkan pembengkakan.

"Kalau baterainya tetap panas, biasanya jadi cepat gelembung, terutama yang pakai SLA," kata Alfian.

Berbeda dengan baterai lithium yang sudah memiliki Battery Management System (BMS). Fitur ini secara otomatis memutus arus saat baterai penuh, sehingga lebih aman.

"Kalau yang pakai lithium relatif lebih aman karena sudah ada BMS-nya. Jadi ketika penuh, arus pengisian otomatis diputus," ucap Alfian.

>>> Timnas MLBB Indonesia Mulai Kualifikasi Asian Games 2026 di Singapura

Pemilik motor listrik disarankan mengikuti petunjuk pabrikan dan menghindari kebiasaan meninggalkan kendaraan terhubung ke pengisi daya terlalu lama.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru