⌂ Beranda News DPR RI Koordinasikan Pembenahan Tata Kelola Bursa Efek Indonesia

DPR RI Koordinasikan Pembenahan Tata Kelola Bursa Efek Indonesia

DPR RI Koordinasikan Pembenahan Tata Kelola Bursa Efek Indonesia
Pertemuan DPR RI dengan OJK dan direksi BEI
A A Ukuran Teks16px

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menggelar pertemuan koordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan jajaran direksi baru Bursa Efek Indonesia (BEI) di Gedung DPR RI, Jakarta, pada Kamis (18/6/2026).

Pertemuan tersebut membahas langkah pembenahan tata kelola bursa agar lebih baik ke depannya.

>>> Marc Marquez Redam Ekspektasi Jelang MotoGP Ceko 2026

Penataan sistem pengawasan yang lebih ketat menjadi fokus utama legislatif agar titik temu kesepakatan reformasi pasar modal dapat segera diimplementasikan.

"Kami barusan sudah melakukan koordinasi dan kemudian diskusi yang panjang bagaimana kemudian direksi yang baru dari bursa efek yang baru untuk membenahi tata kelola bursa sehingga lebih baik ke depannya," kata Dasco saat konferensi pers.

DPR RI juga meminta komitmen penuh dari OJK agar fungsi pengawasan pasar saham ditingkatkan demi mencapai transparansi yang diharapkan publik.

"Untuk itu kami tadi sudah sampaikan kepada pihak OJK agar kemudian dalam pengawasan juga bisa lebih baik ke depannya dan beberapa kesepakatan-kesepakatan yang telah kami dapatkan titik temu tentunya untuk tata kelola bursa yang lebih baik ke depan," ucap Dasco.

>>> 9 Gaya Peserta Kirab 1 Suro 2026 di Pura Mangkunegaran

Direksi Baru BEI Siap Jalankan Reformasi

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menetapkan tujuh orang direksi baru untuk menakhodai BEI periode ini.

"Ini semua kita harapkan dan juga kita minta mereka untuk berkomitmen untuk memberikan yang terbaik untuk pengembangan untuk Bursa Efek ke depan, mengedepankan tata kelola dan melanjutkan reformasi integritas di pasar modal," ujar Friderica.

Penyegaran struktur manajemen tersebut diharapkan mampu mendorong performa BEI sebagai salah satu instrumen krusial penopang kekuatan ekonomi domestik.

Menanggapi arahan tersebut, Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menegaskan kesiapan jajarannya untuk langsung menjalankan agenda reformasi di tubuh otoritas bursa.

>>> Mandiri Jogja Marathon 2026 Targetkan Dampak Sport Tourism Nasional

"Sehingga ke depannya potensi Bursa Efek Indonesia untuk menjadi bursa kelas dunia yang setara dengan bursa-bursa besar di dunia akan dapat kita wujudkan bersama," ujar Jeffrey.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru