⌂ Beranda News Bitcoin Anjlok 2,51% pada 19 Juni 2026 Akibat Kebijakan The Fed

Bitcoin Anjlok 2,51% pada 19 Juni 2026 Akibat Kebijakan The Fed

Bitcoin Anjlok 2,51% pada 19 Juni 2026 Akibat Kebijakan The Fed
Grafik menunjukkan penurunan harga Bitcoin
A A Ukuran Teks16px

Harga Bitcoin dilaporkan mengalami penurunan signifikan sebesar 2,51 persen dalam periode 24 jam terakhir per Jumat, 19 Juni 2026.

Aset kripto ini tercatat melemah di tengah penguatan mata uang Dolar Amerika Serikat (AS).

>>> Analisis Perlindungan Guru Lewat Drama Korea 'Teach You A Lesson'

Penurunan nilai Bitcoin dalam satu jam terakhir tercatat sebesar 0,30 persen. Jika dibandingkan dengan sepekan sebelumnya, nilainya melemah 0,78 persen.

Secara rinci, Bitcoin melemah ke angka 62.890,29 dollar AS atau setara Rp 1,21 miliar, dengan asumsi kurs Rp 17.794 per dolar AS.

Total nilai kapitalisasi pasar Bitcoin saat ini berada di angka 1,26 triliun dollar AS atau setara Rp 22.460 triliun.

Rata-rata per 24 jam, mata uang digital ini mengalami depresiasi sebesar 2,35 persen.

Performa negatif ini membuat Bitcoin terus bergerak di zona merah sejak Kamis, 18 Juni 2026. Pada waktu tersebut, nilainya sempat berada di posisi 63.679,59 dollar AS.

Dalam kurun waktu satu hari, nilai aset kripto ini merosot ke level 62.830,34 dollar AS.

Pergerakan harga Bitcoin masih tertahan di bawah level 63.000 dollar AS.

>>> Harga Emas Pegadaian 19 Juni 2026: Galeri 24, Antam, UBS Stabil

Pemicu Penurunan Harga Bitcoin

Kondisi ini dipicu oleh langkah para investor yang menarik dana mereka dari pasar kripto. Keputusan tersebut diambil menyusul kebijakan agresif dari Federal Reserve (The Fed).

Kebijakan The Fed yang lebih ketat memicu aksi penghindaran risiko oleh para pelaku pasar di seluruh sektor kripto.

Hal ini kemudian mendorong penguatan nilai tukar dollar AS secara signifikan.

Secara keseluruhan, Bitcoin terkoreksi 2,89 persen menjadi 62.854,95 dollar AS dalam 24 jam.

Penurunan ini sejalan dengan pelemahan pasar kripto yang lebih luas, dengan indeks penyusutan mencapai 2,43 persen.

Data pergerakan saat ini juga memperlihatkan adanya korelasi yang kuat sebesar 80 persen antara Bitcoin dengan komoditas emas.

>>> Pentingnya Balancing Baterai Motor Listrik dan Perkiraan Biayanya

Angka tersebut mengindikasikan bahwa kedua instrumen ini sedang merespons pergerakan makroekonomi yang sama.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru