OpenAI memperkuat jajaran timnya dengan merekrut dua tokoh penting di bidang kecerdasan buatan: Noam Shazeer, pakar legendaris dari Google DeepMind, dan Dean Ball, mantan pejabat kebijakan AI Gedung Putih era Trump.
Langkah ini diambil menjelang persiapan debut publik atau IPO perusahaan tersebut.
>>> Amerika Serikat vs Australia: Laga Krusial Grup D Piala Dunia 2026
Shazeer merupakan salah satu perumus utama arsitektur Transformer pada 2017.
Ia mengumumkan pengunduran dirinya dari Google pada Rabu setelah sebelumnya direkrut kembali melalui kesepakatan senilai 2,7 miliar dolar AS dua tahun lalu.
Sementara itu, Dean Ball akan memimpin tim baru bernama Strategic Futures yang fokus pada kebijakan AI frontier dan tata kelola internal.
"Saya merasa senang dan terhormat untuk mengumumkan bahwa pada 6 Juli, saya akan bergabung dengan OpenAI sebagai pemimpin tim baru bernama Strategic Futures," tulis Ball di platform X pada Kamis.
Tim kecil dengan agensi tinggi ini akan melapor langsung kepada Chief Strategy Officer Jason Kwon.
>>> Polres Sumedang Selidiki Penyiraman Air Keras pada Dua Anak Kakak Beradik
Mereka akan menangani isu-isu krusial seperti risiko bencana, peningkatan diri rekursif, dampak pasar tenaga kerja, serta hubungan antara laboratorium, pemerintah, dan masyarakat.
"Mandat kami adalah membantu kepemimpinan perusahaan membentuk kebijakan AI frontier," tambah Ball.
Menurut laporan TechCrunch, kebijakan tata kelola internal menjadi sangat penting karena laboratorium AI harus memimpin keputusan tata kelola teknologi mereka sendiri.
"Dengan kata lain, tata kelola internal akan lebih sentral bagi masa depan AI daripada yang disadari kebanyakan orang," tulis Ball dalam sebuah unggahan blog.
Bergabungnya Ball terjadi di tengah tekanan yang dihadapi kompetitor OpenAI, Anthropic, dari pemerintah AS setelah Presiden Donald Trump memerintahkan larangan kontrol ekspor pada model terbaru mereka, Fable 5 dan Mythos 5.
>>> Sport Gagal Raih Kemenangan Melawan Atlético-GO di Ilha do Retiro
TechCrunch telah menghubungi OpenAI untuk informasi lebih lanjut mengenai perekrutan ini.