⌂ Beranda News OJK Tanggapi Penurunan Peringkat Aksesibilitas Pasar oleh MSCI

OJK Tanggapi Penurunan Peringkat Aksesibilitas Pasar oleh MSCI

OJK Tanggapi Penurunan Peringkat Aksesibilitas Pasar oleh MSCI
Ilustrasi OJK dan MSCI terkait aksesibilitas pasar modal
A A Ukuran Teks16px

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan tanggapan terkait pengumuman MSCI yang menurunkan penilaian pada dua kriteria aksesibilitas pasar modal Indonesia.

Penurunan tersebut terjadi pada kriteria arus informasi (information flow) dan tingkat liberalisasi pasar valuta asing (foreign exchange market liberalization level) yang kini dinilai negatif.

>>> Kecelakaan Xiaomi SU7 di China, Sistem ADAS Dipertanyakan

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menjelaskan bahwa dari total 18 kriteria aksesibilitas pasar, hanya dua yang mendapat penilaian negatif.

Sebanyak 10 kriteria berhasil meraih penilaian double plus (++), sementara enam kriteria lainnya mendapat nilai plus (+).

"Pada kriteria Information Flow dan Foreign Exchange Market Liberalization Level di nilai negatif, yang menunjukkan adanya concern untuk ada improvement," ujar Hasan dalam keterangan tertulis, Jumat (19/6/2026).

Menurut Hasan, evaluasi ini berjalan seiring dengan reformasi yang tengah diterapkan di pasar modal domestik.

MSCI disebut mengapresiasi sejumlah perbaikan yang diinisiasi oleh self regulatory organization (SRO) pasar modal, terutama terkait kebebasan transaksi efek dengan valuta asing.

>>> Kanada Gilas Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026, Ismael Kone Cedera Parah

OJK terus berkoordinasi dengan Bank Indonesia dan otoritas terkait untuk memastikan perbaikan ke depan dengan tetap memperhatikan mitigasi risiko dan kebijakan makroprudensial nasional.

Langkah strategis yang dilakukan meliputi pembenahan data kepemilikan saham, keterbukaan informasi, sistem pelaporan beneficial ownership, dan penguatan pemantauan perdagangan.

Upaya ini mendapat respons positif dari penyedia indeks saham global seperti MSCI dan FTSE Russell.

OJK berkomitmen mempererat dialog dengan investor asing dan penyedia indeks untuk memastikan pesan reformasi tersampaikan dengan utuh.

>>> Gelandang Kanada Ismael Kone Cedera Parah Usai Tekel Keras Pemain Qatar

"Kami memandang masukan MSCI sebagai bagian dari proses perbaikan yang konstruktif. Dengan konsistensi reformasi, kami optimis kualitas dan daya saing pasar modal Indonesia akan terus menguat," pungkas Hasan.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru