Penyerang Tim Nasional Pantai Gading, Elye Wahi, telah mendapatkan izin untuk memasuki wilayah Kanada. Izin ini memungkinkannya bergabung dengan tim untuk pertandingan lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026.
Sebelumnya, Wahi sempat dilarang masuk oleh otoritas imigrasi Kanada karena masalah administratif terkait proses hukum yang sedang dihadapinya.
>>> Burung Perkici Muka Biru yang Sangat Langka Ditemukan Kembali di Pulau Buru
Federasi Sepak Bola Pantai Gading (FIF) sempat mengumumkan bahwa pemain tersebut tidak dapat bergabung dengan tim untuk laga melawan Jerman di Stadion Toronto.
Pertandingan tersebut dijadwalkan pada Sabtu (20/6/2026) waktu setempat.
Namun, status Wahi berubah hanya beberapa jam kemudian, dan ia kini diperbolehkan menyusul rekan-rekannya di timnas.
Penjelasan Otoritas Imigrasi Kanada
Pihak Imigrasi, Pengungsi, dan Kewarganegaraan Kanada (IRCC) memberikan penjelasan mengenai prosedur masuk yang dialami Wahi.
IRCC menyatakan bahwa Kanada konsisten bahwa penyelenggaraan acara besar tidak mengubah hukum imigrasi negara tersebut.
Setiap individu yang ingin datang ke Kanada dinilai secara individual berdasarkan fakta yang tersedia dan hukum yang berlaku.
>>> Peluang Ekonomi Pasca-Damai Iran-AS: Optimisme dan Tantangan
Keselamatan dan keamanan warga Kanada tetap menjadi prioritas utama dalam setiap penilaian.
Dalam keadaan luar biasa, Izin Tinggal Sementara dapat diberikan kepada seseorang yang tidak memenuhi syarat untuk masuk atau tinggal sementara di Kanada.
Investigasi Penipuan di Perancis
Status hukum Wahi menjadi sorotan setelah pihak berwenang di Perancis melakukan penyelidikan terkait dugaan penipuan dalam olahraga.
Pemain berusia 23 tahun ini ditangkap pada 29 Mei 2026 sebagai bagian dari penyelidikan atas tuduhan penipuan terorganisir, korupsi olahraga, penanganan hasil kejahatan, dan pencucian uang.
Penyelidikan ini berawal dari temuan pola taruhan yang mencurigakan saat pertandingan Nice melawan Metz pada 17 Mei 2026.
Terdapat indikasi kuat bahwa Wahi sengaja menerima kartu kuning dalam pertandingan tersebut.
>>> Kementan Peringatkan Risiko Penggunaan Paracetamol pada Tanaman Cabai
Ligue de Football Professionnel (LFP) telah mengonfirmasi adanya proses hukum terkait jumlah taruhan yang tidak biasa yang berkaitan dengan kartu kuning yang diberikan kepada Elye Wahi.