Tim nasional Brasil berada dalam tekanan besar untuk mengamankan kemenangan pertama mereka saat menghadapi Haiti pada laga kedua Grup C Piala Dunia 2026.
Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (20/6) pagi WIB.
>>> Polda Metro Jaya Tangkap Roy Suryo dan dr Tifa Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi
Tiga angka penuh menjadi harga mati bagi Selecao demi menjaga peluang melaju ke fase gugur.
Sebelumnya, Brasil hanya bermain imbang 1-1 melawan Maroko pada pertandingan pembuka grup.
Gabriel Magalhaes Siap Terapkan Taktik Bola Mati
Misi kebangkitan Brasil dibarengi dengan tekad bek tengah Gabriel Magalhaes yang berniat menularkan keberhasilan taktik bola mati dari klubnya, Arsenal, ke skuad nasional.
Magalhaes baru saja membantu Arsenal merengkuh trofi Premier League untuk pertama kalinya dalam dua dekade.
Klub London tersebut tercatat memproduksi 25 gol dari situasi bola mati, yang menjadi rekor tertinggi di kompetisi Inggris.
"Di klub, kami kan bekerja setiap hari.
>>> Polda Metro Jaya Tahan Roy Suryo dan Dokter Tifa Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi
Ketika Anda masuk tim nasional, Anda tidak punya waktu untuk bekerja sebanyak Anda di klub," ujar Gabriel Magalhaes.
Bek tengah tersebut menyadari bahwa keterbatasan waktu latihan bersama tim nasional menjadi tantangan tersendiri untuk mematangkan strategi bola mati secara mendalam.
"Namun, aku sudah pastinya berusaha membantu rekan-rekan setimku sebisa mungkin, terutama untuk mencetak gol dari set-piece, yang mana kita tahu bisa banyak mengubah permainan.
Aku sedang mencoba meneruskan beberapa hal yang kami lakukan di sana," tambahnya.
Pemain berusia 28 tahun itu berharap kontribusinya dalam skema sepak pojok dan tendangan bebas bisa menjadi pemecah kebuntuan lini serang Brasil.
>>> Polda Metro Jaya Periksa Kesehatan Roy Suryo dan dr Tifa
Brasil sendiri sedang berupaya mengakhiri puasa gelar juara dunia mereka sejak tahun 2002.