Sebanyak 32 perwira menengah TNI Angkatan Udara mengikuti seleksi calon Atase Pertahanan RI dan Atase Udara untuk periode 2027–2030.
Kegiatan ini digelar di Gedung Suharnoko Harbani, Jakarta, mulai Rabu, 17 Juni 2026.
>>> Donald Trump Berpotensi Serahkan Trofi Final Piala Dunia 2026
Proses seleksi dijadwalkan berlangsung hingga 30 Juni 2026, sebagaimana dilansir dari siaran pers Dinas Penerangan TNI AU pada Jumat, 19 Juni 2026.
Rangkaian penilaian meliputi pemeriksaan administrasi, tes bahasa Inggris, psikologi, kesehatan jiwa, kesehatan umum, kesamaptaan jasmani, mental ideologi, hingga wawancara akhir.
Peran Strategis Atase Pertahanan
Asisten Intelijen Kasau, Marsda TNI Jatmiko Adi, memimpin langsung pembukaan seleksi tersebut.
Dalam arahannya, ia menegaskan vitalnya peran perwakilan militer di luar negeri dalam menyokong kebijakan politik luar negeri pemerintah.
"Athan RI dan Atud yang terpilih nantinya harus mampu mengaplikasikan kebijaksanaan luar negeri khususnya di bidang diplomasi pertahanan," ujar Asintel Kasau.
>>> Piala Dunia 2026: Globalisasi dan Fenomena Pemain Diaspora Timnas Maroko
Ia menambahkan bahwa perwakilan tersebut akan menjadi penyambung suara dari politik luar negeri negara kita.
Selain itu, para perwira yang ditempatkan di mancanegara juga mengemban tugas krusial dalam memperkuat hubungan bilateral pertahanan.
"Athan RI dan Atud juga menjadi penyambung suara, mata, dan telinga dari negara yang diwakilinya," ungkap Marsda TNI Jatmiko Adi.
Ia juga mengingatkan agar seluruh peserta bersungguh-sungguh dan menjaga kondisi fisik serta keamanan selama tes.
>>> Timnas Tunisia Pecat Sabri Lamouchi Usai Kekalahan di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Pembukaan seleksi turut dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi Sintelau, Kadispamsanau, Kadisdisku, Kadisminpersau, Kalakespra dr. Saryanto, hingga Kadispsiau.