Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memberlakukan rekayasa lalu lintas di sekitar Pecinaan Glodok, Jakarta Barat, pada Sabtu (20/6/2026).
Langkah ini untuk mendukung kelancaran kegiatan Wisata Kuliner Malam yang diperkirakan memicu kepadatan kendaraan.
>>> Asrul Azis Taba Ajukan Penangguhan Penahanan ke KPK karena Sakit
Acara kuliner tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 14.00 WIB hingga 21.00 WIB.
Peningkatan volume kendaraan diprediksi terjadi pada sore hingga malam hari karena antusiasme pengunjung yang tinggi.
Masyarakat yang tidak memiliki kepentingan mendesak diimbau menghindari area sekitar lokasi acara. Kepadatan lalu lintas diperkirakan mulai terasa sejak siang hari.
Titik Rawan Kepadatan
Pihak berwenang memetakan beberapa ruas jalan yang rawan lonjakan volume kendaraan.
Ruas tersebut meliputi Jalan Pancoran, Jalan Kemenangan Raya, Jalan Petak Sembilan, Jalan Gajah Mada arah Kota, dan Jalan Hayam Wuruk arah Kota.
Potensi penumpukan kendaraan juga terjadi di Jalan Pintu Besar Selatan, Jalan Pintu Besar Utara, Jalan Kunir, Jalan Asemka, serta Jalan Pasar Pagi.
>>> Menteri Maruarar Sirait Pastikan Suku Bunga KPR Subsidi Tetap 5 Persen
Rute Alternatif
Dishub DKI Jakarta menyiapkan sejumlah rute alternatif untuk mengurai kemacetan.
Pengendara dari arah Harmoni menuju Kota disarankan melalui Jalan KH Zainul Arifin, Jalan KH Moh Mansyur, lalu Flyover Pasar Pagi.
Bagi masyarakat dari Jakarta Pusat menuju Ancol atau Tanjung Priok, perjalanan dapat melewati Jalan Gunung Sahari, Jalan Mangga Dua Raya, dan Jalan RE Martadinata.
Arus lalu lintas dari Tomang menuju Jakarta Utara dapat memanfaatkan Jalan S. Parman, Jalan Gatot Subroto, Jalan HR Rasuna Said, Jalan DI Panjaitan, hingga masuk Tol Dalam Kota.
Untuk arah sebaliknya, pengendara dari Kota menuju Harmoni dan Tanah Abang dapat menggunakan Jalan Kunir, Jalan Lada, Jalan Pos Kota, Jalan Gunung Sahari, lalu berbelok ke Jalan KH Samanhudi.
>>> Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau Gelar Anjangsana Humanis
Masyarakat yang tetap beraktivitas di sekitar Jakarta Barat disarankan mengatur waktu keberangkatan dengan cermat. Penggunaan aplikasi navigasi dianjurkan untuk memantau kondisi lalu lintas secara real time.