PT Soechi Lines Tbk (SOCI) bersiap menerbitkan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2026 dengan nilai maksimal Rp 500 miliar.
Instrumen keuangan syariah ini terbagi dalam dua seri dengan tenor tiga dan lima tahun sejak tanggal emisi.
>>> Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Tawuran Remaja di Kramat Jati
Manajemen belum merinci jumlah sisa imbalan dan cicilan imbalan untuk masing-masing seri. Masa penawaran awal dijadwalkan pada 19–23 Juni 2026, dengan target tanggal efektif 30 Juni 2026.
Penawaran umum akan berlangsung pada 2–3 Juli 2026, disusul penjatahan pada 6 Juli 2026.
Pengembalian uang penawaran dan distribusi sukuk elektronik dijadwalkan pada 8 Juli 2026, dan sukuk akan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 9 Juli 2026.
SOCI telah mengantongi peringkat idAAA(sy)(sf) atau Triple A Syariah dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Dana hasil emisi akan digunakan untuk memperkuat struktur keuangan internal grup.
Sebesar 54,49% dana akan dialokasikan untuk memperoleh hak manfaat atas satu unit kapal milik PT Selaras Pratama Utama (SPU) melalui Akad Ijarah I.
SPU kemudian akan menggunakan 67,71% dana tersebut untuk melunasi sebagian pokok utang kepada SOCI.
SOCI akan meneruskan dana dari SPU untuk membayar sebagian pokok utang kepada PT Sukses Osean Khatulistiwa Line (SOKL).
>>> GAC Indonesia Tunda Peluncuran MPV Premium E9 PHEV karena Ekonomi
Selanjutnya, SOKL menggunakan dana itu untuk membayar sebagian pokok utang pinjaman sindikasi kepada Bank Mandiri dan BCA.
SPU juga akan mengalokasikan 32,29% dana untuk membayar sebagian pokok utang pinjaman sindikasi kepada Bank Mandiri dan BCA.
Sementara itu, 45,51% dana hasil penerbitan sukuk akan digunakan SOCI untuk memperoleh hak manfaat satu unit kapal milik Great Ocean Marine Ltd (GOM) melalui Akad Ijarah I.
Seluruh dana dari pengalihan hak manfaat tersebut akan dipakai GOM untuk melunasi sebagian pokok utang kepada SOCI.
SOCI kemudian memutar kembali dana tersebut untuk menyelesaikan utang kepada anak usahanya, dengan rincian 26,67% untuk pokok utang SOKL dan 73,33% untuk melunasi pokok utang PT Putra Line (PUL).
“Seluruh dana yang diterima oleh SOKL dan PUL selanjutnya akan digunakan untuk membayar sebagian pokok utang pinjaman sindikasi SOKL kepada Bank Mandiri dan BCA, serta sebagian pokok utang pinjaman sindikasi PUL kepada Bank Mandiri dan BCA,” ungkap manajemen SOCI dalam prospektus ringkas.
Untuk melancarkan emisi ini, SOCI menunjuk PT Mandiri Sekuritas, PT BCA Sekuritas, dan PT Sucor Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi dan penjamin emisi sukuk ijarah.
>>> Peneliti Temukan Bukti Wabah Pes Tertua di Siberia
Wali amanat dipercayakan kepada PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk.