PT Indofarma (Persero) Tbk kembali mengirimkan produk farmasi ke Afghanistan. Sebanyak lima kontainer produk unggulan dikirim dari fasilitas produksi di Cibitung.
Pelepasan ekspor dilakukan pada 20 Juni 2026. Acara tersebut disaksikan oleh jajaran manajemen Indofarma dan perwakilan PT Bio Farma (Persero) selaku induk perusahaan.
>>> Belanda Bersiap Hadapi Swedia di Laga Kedua Grup F Piala Dunia 2026
Direktur Utama Indofarma, Sahat Sihombing, mengatakan bahwa perusahaan memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun di pasar ekspor.
Ia menegaskan komitmen untuk terus memperluas jangkauan pasar internasional dan meningkatkan kualitas produk.
"Produk farmasi nasional memiliki kemampuan untuk bersaing dan memperoleh kepercayaan di pasar global," ujar Sahat dalam keterangan resmi.
Kepala Departemen Komersial Nasional Institusi PT Bio Farma (Persero), Arif Rahmawan Afandi, menilai ekspor ini menunjukkan kepercayaan pasar internasional terhadap industri farmasi Indonesia.
>>> Neymar Berpeluang Tampil Membela Brasil Melawan Skotlandia
Ia menambahkan bahwa langkah ini juga menjadi kontribusi nyata dalam mendukung kesehatan global.
Komisaris Indofarma, Didi Agus Mintadi, menyebut keberhasilan mempertahankan aktivitas ekspor di tengah transformasi dan restrukturisasi sebagai sinyal positif.
Hal ini menunjukkan daya saing dan keberlanjutan bisnis Indofarma.
Ekspor pertama ke Afghanistan dilakukan pada Juli 2025.
>>> Banjir Bandang Landa Dallas Jelang Laga Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026
Pengiriman terbaru ini menjadi tonggak penting bagi Indofarma dalam mewujudkan visi sebagai penyedia solusi kesehatan inovatif yang mampu bersaing di tingkat global.