⌂ Beranda News Elon Musk dan Donald Trump Dinilai Lebih Percaya Dunia Simulasi

Elon Musk dan Donald Trump Dinilai Lebih Percaya Dunia Simulasi

Elon Musk dan Donald Trump Dinilai Lebih Percaya Dunia Simulasi
Ilustrasi: Elon Musk dan Donald Trump Dinilai Lebih Percaya Dunia Simulasi
A A Ukuran Teks16px

Filsuf Nick Bostrom berpendapat bahwa individu seperti Elon Musk dan Donald Trump memiliki kecenderungan lebih besar untuk percaya bahwa manusia hidup dalam dunia simulasi.

Menurut Bostrom, posisi mereka yang sangat menonjol di masyarakat membuat mereka lebih mungkin untuk mempertanyakan realitas.

>>> Yamaha Resmi Umumkan Jorge Martin dan Ai Ogura untuk MotoGP 2027

Hipotesis simulasi, yang populer sejak film The Matrix, menyatakan bahwa realitas kita adalah simulasi yang dijalankan pada komputer canggih.

Pada 2003, Bostrom menulis makalah berjudul "Apakah Anda Hidup dalam Simulasi Komputer?" yang menguraikan tiga kemungkinan.

Pertama, umat manusia punah sebelum mampu menjalankan simulasi. Kedua, manusia mampu menciptakannya tetapi kehilangan minat.

in2

Ketiga, kita semua hidup dalam simulasi saat ini.

Dalam wawancara dengan Max Raskin, Bostrom mengatakan bahwa siapa pun harus memperbarui keyakinan mereka jika mereka adalah seseorang yang sangat menonjol.

>>> Pesan Perpisahan Menyentuh Iran untuk Tuan Rumah Meksiko

"Saya pikir hal itu meningkatkan kepercayaan pada hipotesis simulasi jika mereka berada di posisi yang lebih mungkin untuk disimulasikan," kata Bostrom.

Ia mencontohkan Donald Trump atau Elon Musk sebagai kasus ekstrem. "Anda harus bertanya-tanya berapa kemungkinan saya kebetulan menjadi Donald Trump atau Elon Musk," imbuhnya.

Musk sendiri telah lama percaya bahwa kita hidup dalam simulasi. Ia mengaitkannya dengan kemajuan permainan video.

Menurut CEO SpaceX, dengan laju kemajuan komputasi, permainan yang mensimulasikan seluruh realitas tidak terhindarkan.

Pada 2016, Musk mengatakan, "Tampaknya masuk akal bahwa kemungkinan kita berada di realitas dasar adalah satu banding miliaran."

>>> Fosil Dinosaurus Pertama di Antartika Ditemukan Setelah Puluhan Tahun di Laci

Sementara itu, Donald Trump belum pernah berbicara secara terbuka tentang hipotesis simulasi.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru