⌂ Beranda News Saat ISS Pensiun, Tiangong China Berpotensi Jadi Penguasa Orbit

Saat ISS Pensiun, Tiangong China Berpotensi Jadi Penguasa Orbit

Saat ISS Pensiun, Tiangong China Berpotensi Jadi Penguasa Orbit
Ilustrasi: Saat ISS Pensiun, Tiangong China Berpotensi Jadi Penguasa Orbit
A A Ukuran Teks16px

Selama lebih dari dua dekade, International Space Station (ISS) menjadi simbol kerja sama internasional dalam eksplorasi antariksa.

Namun, jika ISS benar-benar dipensiunkan pada 2030 dan stasiun luar angkasa komersial belum siap beroperasi, dunia bisa memasuki babak baru.

>>> Gaming Lebih Lama dengan Baterai Titan, Ini Pengalaman Main di realme P4x

Stasiun antariksa Tiangong milik China berpotensi menjadi satu-satunya laboratorium berawak permanen di orbit Bumi.

Awal Mula Tiangong

Situasi ini tidak terjadi secara kebetulan. Semuanya berawal lebih dari satu dekade lalu, ketika Amerika Serikat mengesahkan Wolf Amendment pada 2011.

Aturan tersebut membatasi kerja sama bilateral antara NASA dan pemerintah China, sehingga praktis menutup peluang China untuk bergabung dalam program ISS.

in2

Akibatnya, China memilih mengembangkan jalannya sendiri. Negeri Tirai Bambu membangun program antariksa berawak secara mandiri yang berpuncak pada peluncuran stasiun antariksa Tiangong.

Stasiun modular itu mulai beroperasi pada 2021 dan kini menjadi salah satu dari hanya dua stasiun luar angkasa yang dihuni manusia secara permanen.

China memang bukan mitra ISS sejak awal, bahkan sebelum Wolf Amendment diberlakukan.

Namun, undang-undang tersebut membuat kerja sama langsung antara NASA dan badan antariksa China menjadi jauh lebih sulit secara hukum maupun politik.

"China tidak pernah menjadi mitra ISS, dan keberatan Amerika Serikat terhadap keterlibatan China sudah muncul sebelum 2011.

Namun Wolf Amendment memperkeras pemisahan yang sebelumnya memang sudah mulai terbentuk," demikian menurut laporan yang dikutip dari SpaceDaily.

Dengan kata lain, Wolf Amendment bukan satu-satunya alasan lahirnya Tiangong, tetapi menjadi faktor penting yang mempercepat keputusan China membangun stasiun antariksa sendiri.

Saat ini, ISS masih jauh lebih besar dibanding Tiangong dan melibatkan lima badan antariksa utama, yakni NASA, Roscosmos, ESA, JAXA, dan Canadian Space Agency.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru