⌂ Beranda News Pakar ITB: Lelang 700 MHz dan 2,6 GHz Tentukan Masa Depan Internet RI

Pakar ITB: Lelang 700 MHz dan 2,6 GHz Tentukan Masa Depan Internet RI

Pakar ITB: Lelang 700 MHz dan 2,6 GHz Tentukan Masa Depan Internet RI
Ilustrasi: Pakar ITB: Lelang 700 MHz dan 2,6 GHz Tentukan Masa Depan Internet RI
A A Ukuran Teks16px

Meski demikian, Ian mengingatkan bahwa tambahan spektrum tidak serta-merta akan meningkatkan jumlah pelanggan secara signifikan.

Menurutnya, yang lebih mungkin terjadi adalah perpindahan pelanggan ke operator yang menawarkan kualitas layanan lebih baik.

Ia menilai kebijakan lelang sebaiknya tidak menambah beban biaya bagi operator telekomunikasi.

Salah satu langkah yang dapat dipertimbangkan adalah menyeimbangkan atau menurunkan Biaya Hak Penggunaan (BHP) frekuensi yang sudah ada agar operator memiliki ruang investasi lebih besar untuk membangun jaringan.

"Tambahan frekuensi ini sebenarnya tidak akan menambah pelanggan secara signifikan karena yang terjadi lebih banyak perpindahan pelanggan.

Oleh sebab itu, lelang ini sebaiknya tidak menambah beban regulasi bagi operator.

Perlu ada keseimbangan atau penurunan BHP frekuensi yang sudah eksisting sehingga tujuan meningkatkan kualitas layanan seluler dan kecepatan internet bisa tercapai," ungkapnya.

Ian optimistis tambahan spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz akan mampu mendongkrak kualitas internet Indonesia di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan digital.

"Pastinya akan meningkatkan kualitas internet karena layanan digital membutuhkan bandwidth yang lebar.

>>> 3 Wakil Indonesia di Esports World Cup Free Fire 2026 Siap Raih Juara

Frekuensi 700 MHz memberikan cakupan yang luas, sedangkan 2,6 GHz memungkinkan implementasi real 5G dengan kapasitas yang lebih besar," pungkasnya.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM