Alexander Sorloth angkat bicara setelah menjadi sorotan tajam usai kekalahan Norwegia dari Inggris di perempatfinal Piala Dunia 2026.
Norwegia kalah 1-2 dari Inggris pada laga yang berlangsung Minggu (12/6/2026) dini hari WIB.
>>> Tak Ada Juara Baru di Piala Dunia 2026, Semifinal Diisi Tim-Tim Eks Juara
Padahal, mereka sempat unggul lebih dulu melalui gol Andreas Schjelderup sebelum Jude Bellingham membalikkan keadaan dengan dua gol.
Sorloth dianggap sebagai kambing hitam kekalahan tersebut. Keputusan buruknya pada menit ke-42 menjadi sorotan utama.
Saat itu Norwegia tengah melakukan serangan balik dengan keunggulan dua lawan satu di pertahanan Inggris.
Sorloth memilih membawa bola sendiri dan melepaskan tembakan yang gagal menjadi gol, alih-alih mengoper ke Erling Haaland yang berada dalam posisi bebas di sisi kiri.
>>> 4 Teknologi Buatan Indonesia yang Diadopsi Negara Lain
Jika Sorloth mengoper ke Haaland, peluang mencetak gol mungkin lebih terbuka. Wajar jika ia mendapat kecaman atas keputusan egoisnya itu.
Menanggapi hal tersebut, Sorloth membela diri. Ia menilai kegagalan memanfaatkan peluang adalah hal lumrah dalam sepak bola.
"Di laga seperti ini ada hal-hal kecil yang begitu menentukan. Dan hari ini kami punya peluang emas yang gagal kami manfaatkan.
>>> Bosan Hidup di Bumi? NASA Cari Relawan untuk Tinggal di 'Mars'
Tapi, saat menghadapi Brasil, kami bisa memaksimalkan peluang yang ada. Itu saja bedanya," ujar Sorloth seperti dikutip World Soccer Talk.
