"Ketika kami memberikan baterai 6.000 mAh, kapasitas tersebut akan terus memberikan manfaat selama perangkat digunakan," jelas Zulfahmi.
Baterai tersebut mendukung pengisian cepat kabel 80 watt dan pengisian daya nirkabel 50 watt.
Layar Cover 165 Hz, Lebih Mulus dari Kompetitor
Motorola Razr Fold dibekali layar cover pOLED berukuran 6,6 inci dengan refresh rate hingga 165 Hz.
Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan sejumlah ponsel lipat kompetitor yang masih menawarkan refresh rate 120 Hz.
Layar luar ini memiliki resolusi 2.520 x 1.080 piksel, rasio 21:9, serta tingkat kecerahan puncak hingga 6.000 nit.
Motorola turut menyematkan dukungan Dolby Vision, HDR10+, cakupan warna 100% DCI-P3, dan panel 10-bit.
>>> MotoGP 2027 Lebih Lambat Pakai Motor 850cc? Ini Kata Marc Marquez
Saat perangkat dibuka, pengguna disuguhkan layar utama LTPO 2K berukuran 8,1 inci dengan refresh rate 120 Hz.
Layar internal tersebut memiliki resolusi 2.484 x 2.232 piksel dan tingkat kecerahan puncak hingga 6.200 nit.
Engsel Titanium dan Perlindungan Air
Motorola Razr Fold menggunakan titanium-reinforced hinge atau engsel yang diperkuat material titanium. Konstruksi tersebut dirancang untuk meningkatkan daya tahan perangkat dalam pemakaian sehari-hari.
Razr Fold juga memiliki perlindungan terhadap air, termasuk saat terkena tekanan air maupun perendaman. Motorola menyertakan protective case di dalam kotak penjualan.
Performa Snapdragon 8 Gen 5
Dari sisi performa, Motorola Razr Fold ditenagai chipset Snapdragon 8 Gen 5.
Chipset tersebut dipadukan dengan RAM LPDDR5X 12 GB dan penyimpanan internal UFS 4.1 berkapasitas 256 GB.
Motorola mengklaim skor AnTuTu perangkat ini mencapai sekitar 3,2 juta poin. Untuk menjaga suhu tetap stabil, Motorola membekalinya dengan vapor chamber seluas sekitar 6.200 milimeter persegi.
Pemrosesan kecerdasan buatan juga dapat dilakukan langsung di perangkat. Moto AI telah terintegrasi dengan Gemini untuk membantu pengguna menjalankan sejumlah fungsi berbasis AI.
