⌂ Beranda News AWS Dorong Adopsi AI di Indonesia, Talenta Digital Jadi Tantangan

AWS Dorong Adopsi AI di Indonesia, Talenta Digital Jadi Tantangan

AWS Dorong Adopsi AI di Indonesia, Talenta Digital Jadi Tantangan
Ilustrasi: AWS Dorong Adopsi AI di Indonesia, Talenta Digital Jadi Tantangan
A A Ukuran Teks16px

Amazon Web Services (AWS) terus mendorong adopsi kecerdasan buatan (AI) di Indonesia. Namun, ketersediaan talenta digital masih menjadi tantangan utama.

Head of Training & Certification Business Development AWS Indonesia, Yashinta Bahana, mengatakan banyak perusahaan membutuhkan solusi AI untuk pengembangan bisnis.

>>> Balas Dua Kekalahan, Rachel/Febi Jawab Tantangan Pelatih di China Open 2026

AWS pun menyelenggarakan berbagai pelatihan AI yang memberikan sertifikasi bagi anak muda.

Selain pelatihan, AWS juga mengadakan job fair untuk mempertemukan industri dengan talenta digital.

"Tantangannya adalah bagaimana mereka benar-benar bisa mendapat pekerjaan atau menjadi enterprise dengan membuat proyek AI sendiri," ujar Yashinta di Jakarta.

Yashinta menjelaskan bahwa industri mencari digital talent, sementara institusi pendidikan sering tidak tahu kebutuhan industri. AWS berperan menjembatani kesenjangan tersebut.

Pada 13 Oktober 2025, AWS bersama 2.600 siswa dari 21 SMA di Jawa Barat memecahkan Guinness World Records untuk Most Application Made in an On-Site Generative AI.

Acara di SMK Negeri 1 Karawang itu menghasilkan 10.821 aplikasi Gen AI dalam sehari menggunakan platform PartyRock.

"Kami ingin anak-anak yang mungkin tidak berpikir masuk STEM jadi tertarik. Ini selaras dengan keinginan Komdigi yang diinginkan Ibu Meutya Hafid," jelas Yashinta.

>>> Nadeo Argawinata Resmi ke Persija, Baru Perpanjang Kontrak di Borneo FC

Strategi AWS mencakup pelatihan digital sejak usia muda, inklusif, dan dapat diakses penyandang disabilitas. Program seperti Terampil di Awan dan IndonesiapandAI menjadi contoh.

AWS juga melatih pegawai perusahaan untuk upskill di bidang cloud, keamanan, dan AI, misalnya dengan Telkomsel.

Country Manager AWS Indonesia, Anthony Amni, menekankan bahwa infrastruktur teknologi AWS berstandar global. Namun, jika SDM tidak siap, teknologi tersebut akan sia-sia.

"Kami ingin menjadi tonggak untuk Indonesia digital melalui talenta dan teknologi," kata Anthony.

Secara global, AWS bekerja sama dengan mitra dan pelanggan untuk adopsi AI.

Vice President AWS Specialists and Partners, Ruba Borno, mengatakan sebagian investasi AI terhambat dari uji coba ke produksi.

>>> YouTuber Korea Meninggal Usai Menelan Racun Saat Live Streaming

AWS fokus pada empat strategi: membangun pondasi data, membangun kepercayaan melalui keamanan, mengubah budaya, dan bekerja dengan pakar.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM