XLSmart, operator seluler yang melayani jutaan konsumen, telah menggandeng Tencent Cloud untuk melakukan migrasi data berskala besar.
Langkah ini merupakan bagian dari transformasi cloud yang melibatkan kecerdasan buatan (AI) untuk memodernisasi operasional.
>>> Rabiot: Prancis Waspadai Seluruh Pemain Spanyol, Bukan Hanya Yamal
Keputusan ini diambil untuk memastikan infrastruktur yang andal bagi seluruh konsumen.
Director dan Chief Information Technology Officer XLSmart, Yessie D Yosetya, menyatakan bahwa pemilihan Tencent Cloud didasarkan pada kemampuan eksekusi yang hati-hati, mengingat pentingnya layanan bagi konsumen.
Yessie menekankan bahwa prioritas utama selama proses migrasi adalah meminimalkan gangguan terhadap pengguna layanan XLSmart. Tencent Cloud dinilai mampu memenuhi kebutuhan tersebut.
Senior Vice President of Tencent Cloud, Poshu Yeung, mengonfirmasi bahwa Tencent Cloud memahami kebutuhan XLSmart.
Ia menambahkan bahwa migrasi infrastruktur cloud berjalan memuaskan, baik untuk public cloud maupun layanan big data.
>>> Profil Wasit Ismail Elfath, Pimpin Laga Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026
Menurut Poshu, penggunaan sekitar 20 agen AI oleh Tencent Cloud berhasil meningkatkan efisiensi dan produktivitas proses migrasi yang kompleks.
Migrasi ini berhasil diselesaikan dalam waktu 4,5 bulan, lebih cepat dibandingkan metode sebelumnya yang membutuhkan waktu lebih lama dan personel lebih banyak.
Sebelumnya, Tencent Cloud juga telah mendukung migrasi cloud untuk GoTo yang mencakup lebih dari 1.000 layanan on-demand.
Di sektor keuangan, Tencent Cloud telah bekerja sama dengan Bank Neo Commerce, BRI, Dana, dan Allobank.
>>> Waspada Malware RedHook, Ancaman Pembobol Rekening Pengguna Android
Selain itu, Telkomsel juga memanfaatkan solusi AI Tencent Cloud untuk pembuatan konten dan verifikasi.

