Intel memastikan akan menghidupkan kembali teknologi simultaneous multi-threading (SMT) atau hyper-threading pada lini prosesor data center mereka.
Teknologi ini dijadwalkan hadir bersamaan dengan perilisan keluarga prosesor Xeon 8 'Coral Rapids' pada tahun 2028.
>>> Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Kamboja: Mitchell Baker Starter
Demikian dikutip detikINET dari Techspot, Senin (27/7/2026).
Dalam laporan pendapatan kuartal kedua tahun 2026, CEO Intel, Lip-Bu Tan, menyampaikan kepada investor dan analis bahwa Intel tengah meracik strategi untuk merebut kembali pangsa pasar CPU.
Salah satu langkah utamanya adalah membawa kembali hyper-threading melalui Coral Rapids di tahun 2028.
Tan juga menambahkan bahwa Intel akan berfokus pada peningkatan performa single-threaded demi memulihkan daya saing di berbagai segmen pasar utama.
Konfirmasi ini disampaikan Tan saat menjawab pertanyaan analis Morgan Stanley, Joe Moore, mengenai rencana konkret perusahaan untuk mengambil alih pangsa pasar yang direbut AMD dan Arm.
Tan tidak menanggapi persaingan dengan AMD secara langsung dan justru meredam sentimen rivalitas dengan Arm.
Ia menyebut perusahaan desain chip asal Inggris tersebut sebagai 'mitra yang hebat' bagi Intel, seraya menegaskan bahwa kedua belah pihak memiliki hubungan kerja sama yang kuat.
Sejarah Hyper-Threading Intel
Intel sempat memutuskan meninggalkan teknologi hyper-threading saat meluncurkan arsitektur Arrow Lake-S pada tahun 2024.
>>> Yan Diomande: Dari Mencuri Kentang Hingga 'Mencuri' Panggung Real Madrid
Pengurangan ini sebenarnya sudah dimulai sejak generasi Alder Lake pada tahun 2021.
Alder Lake hanya menyematkan hyper-threading pada performance cores (P-cores), sementara efficiency cores (E-cores) hanya menjalankan satu thread perangkat keras per inti.
Di sektor data center, implementasi teknologi ini bervariasi: Xeon 6 Granite Rapids masih mempertahankan P-cores dengan hyper-threading, menawarkan hingga 128 core fisik dan 256 thread.
Xeon 6+ Clearwater Forest menanggalkan hyper-threading secara menyeluruh, mengandalkan hingga 288 E-cores single-threaded dengan proses fabrikasi Intel 18A.
Xeon 7 Diamond Rapids yang akan datang diproyeksikan menawarkan hingga 192 P-cores, juga tanpa dukungan SMT.
Hyper-threading pertama kali diperkenalkan pada awal 2000-an melalui prosesor single-core Xeon dan Pentium 4.
Fitur ini dirancang untuk mendongkrak kinerja pada beban kerja multi-threaded.
>>> Kucing Jadi Kurir Narkoba di Rusia, Fotonya Viral
Namun, seiring bertambahnya jumlah core fisik, Intel sempat membuang hyper-threading karena dianggap sebagai peninggalan masa lalu.

