⌂ Beranda News Hutan Kota Korea Selatan Efektif Dinginkan Suhu Saat Gelombang Panas

Hutan Kota Korea Selatan Efektif Dinginkan Suhu Saat Gelombang Panas

Hutan Kota Korea Selatan Efektif Dinginkan Suhu Saat Gelombang Panas
Ilustrasi: Hutan Kota Korea Selatan Efektif Dinginkan Suhu Saat Gelombang Panas
A A Ukuran Teks16px

Hutan kota terbukti efektif berfungsi sebagai pendingin udara alami, mampu menurunkan suhu hingga hampir 2 derajat Celsius saat gelombang panas melanda.

Temuan ini berasal dari studi terbaru di Korea Selatan yang membandingkan suhu di kawasan berhutan dengan area perkotaan padat bangunan.

>>> Nathan Thomas, Remaja 18 Tahun Pecahkan Rekor Profesor Termuda Dunia

Penelitian oleh National Institute of Forest Science (NIFoS) mengukur suhu udara selama satu tahun di 17 lokasi hutan kota di Seoul.

Hasilnya, hutan kota menjaga suhu malam hari 1,3 hingga 1,6 derajat Celsius lebih rendah dibanding pusat kota.

Pada siang hari, beberapa kawasan berhutan mencatat efek pendinginan hingga sekitar 1,8 hingga 1,9 derajat Celsius.

Choi Su-min, peneliti Urban Forest Research Center NIFoS, menyatakan hutan kota adalah infrastruktur hijau penting untuk melindungi masyarakat dari gelombang panas ekstrem.

Mekanisme Pendinginan Alami Hutan

Pepohonan bekerja mendinginkan udara melalui dua cara. Tajuk pohon menghalangi sinar matahari langsung, sementara penguapan air dari daun (evapotranspiration) menyerap panas dari udara.

Sebaliknya, permukaan beton dan aspal menyerap panas sepanjang hari dan melepaskannya kembali pada malam hari. Hal ini menyebabkan suhu perkotaan tetap tinggi, terutama saat malam tropis.

>>> UEFA Tolak Rencana Jual Saham Piala Dunia, Ancaman Boikot Mengemuka

Ekosistem hutan melepaskan lebih sedikit energi panas yang tersimpan dibandingkan material perkotaan, sehingga membantu mengatur iklim mikro perkotaan secara berkelanjutan.

Studi juga menemukan bahwa tidak semua ruang hijau memberikan efek pendinginan yang sama.

Hutan campuran dan hutan berdaun lebar dengan vegetasi bertingkat terbukti paling efektif dibandingkan ruang terbuka berumput atau pepohonan jarang.

Oleh karena itu, para peneliti menyarankan agar perencana kota tidak hanya memperbanyak ruang hijau, tetapi juga memperhatikan jenis vegetasi yang ditanam.

Struktur vegetasi yang tepat penting saat merancang taman kota dan ruang hijau baru.

>>> Roberto De Zerbi Buka Pintu Keluar Pemain Tottenham Hotspur

Temuan ini memperkuat bukti bahwa pepohonan merupakan solusi berbasis alam yang efektif untuk membantu kota beradaptasi dengan gelombang panas yang semakin sering terjadi akibat perubahan iklim.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM