⌂ Beranda News Mengintip Gua Terbesar Dunia yang Punya Cuaca Sendiri

Mengintip Gua Terbesar Dunia yang Punya Cuaca Sendiri

Mengintip Gua Terbesar Dunia yang Punya Cuaca Sendiri
Ilustrasi: Mengintip Gua Terbesar Dunia yang Punya Cuaca Sendiri
A A Ukuran Teks16px

Gua ini diperkirakan terbentuk sekitar 2 hingga 3 juta tahun lalu di dalam batuan kapur yang usianya jauh lebih tua, mencapai lebih dari 400 juta tahun.

Meski ditemukan warga lokal pada awal 1990-an, Hang Son Doong baru dieksplorasi oleh tim penjelajah Inggris pada 2009 dan mulai dibuka untuk wisata terbatas pada akhir 2013.

Lorong raksasa Hang Son Doong terbentuk akibat aliran Sungai Rao Thuong dan Khe Ry yang selama jutaan tahun mengikis batuan kapur.

Proses geologi tersebut menghasilkan salah satu sistem gua paling spektakuler di dunia.

Ho Khanh menemukan pintu masuk Hang Son Doong secara tidak sengaja saat mencari kayu gaharu di hutan pada 1990.

Namun setelah itu ia sempat kehilangan jejak lokasi tersebut selama bertahun-tahun sebelum akhirnya menemukannya kembali.

Pada 2009, Ho Khanh memandu tim British Cave Research Association menuju pintu masuk Hang Son Doong.

Ekspedisi inilah yang kemudian memperkenalkan gua terbesar di dunia itu kepada komunitas ilmiah internasional.

Hang Son Doong terdiri atas beberapa bagian utama, mulai dari pintu masuk, lorong fosil, hingga Lintasan Passchendaele yang terkenal berlumpur.

Masing-masing menyuguhkan formasi batu kapur raksasa hasil proses alam selama jutaan tahun.

Foto penutup ini memperlihatkan perbandingan ukuran manusia dengan salah satu formasi batu di Hang Son Doong.

>>> Komdigi Tegur YouTube karena Bigmo Promosi Vape ke Anak-anak

Pemandangan tersebut menjadi pengingat bahwa masih ada bentang alam di Bumi yang ukurannya begitu besar hingga sulit dibayangkan.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM