Gelombang Gugatan Terkait Krisis Kesehatan Mental
Ironisnya, di saat Meta membanggakan efektivitas algoritma AI mereka dalam menjaga keterlibatan (engagement) pengguna, perusahaan raksasa ini justru tengah dihantam berbagai tuntutan hukum.
Meta dituduh sengaja merancang sistem rekomendasi algoritmiknya untuk memanipulasi dan membuat remaja serta orang dewasa muda kecanduan.
Praktik ini dinilai secara langsung merugikan kesehatan mental dan berkontribusi pada peningkatan drastis kasus kecemasan, depresi, hingga isolasi sosial di kalangan pengguna paling setia mereka.
Puncaknya, Meta kini digugat oleh 40 negara bagian di Amerika Serikat atas tuduhan pelanggaran undang-undang perlindungan konsumen dan memicu krisis kesehatan mental remaja dengan mendorong konsumsi durasi layar yang berlebihan.
>>> Indonesia Kalah 0-3 dari Vietnam, Peluang Semifinal Piala AFF Menipis
Gugatan tersebut mengeklaim bahwa demi meraup keuntungan komersial, manajemen Meta nekat mengabaikan peringatan dari studi internal mereka sendiri yang secara jelas menunjukkan bahwa Instagram dapat membahayakan kondisi psikologis para remaja, demikian dikutip detikINET dari Techspot, Senin (3/8/2026).
