Banjir bandang dahsyat yang menerjang wilayah Rasuwa, Nepal, pada Rabu (26/8) waktu setempat diduga bukan dipicu oleh gempa bumi.
Sejumlah ilmuwan justru menunjuk longsoran batu dan es atau rock-ice avalanche sebagai pemicu utama bencana tersebut.
>>> HONOR Gelar Tur Perdana di Jawa Bersama Identitas Merek Anyar
Getaran Seismik Mirip Gempa
US Geological Survey atau USGS awalnya mengidentifikasi sinyal getaran pada pukul 08.37 waktu setempat sebagai gempa bermagnitudo 4,4.
Namun setelah analisis tambahan, USGS mengoreksi informasi karena sinyal energi tersebut ternyata berasal dari pergerakan batuan dan es.
>>> Atletico Madrid Pastikan Julian Alvarez Tidak Dijual ke Barcelona
Material batuan dan es yang runtuh secara bersamaan meluncur ke bawah dan masuk ke dalam sistem aliran Sungai Lhende.
Ahli hidrologi Hatim Sharif menyebutkan bahwa tidak adanya hujan sebelum kejadian menjadi salah satu hal yang paling mencolok.
>>> Ange Postecoglou Tegaskan Pergantian Cristiano Ronaldo Murni Urusan Taktik
Kondisi ini membuat sistem peringatan dini banjir operasional di dunia mengalami kesulitan dalam mendeteksi ancaman tersebut.