Manajer Tim Ducati Davide Tardozzi memberikan kritik keras terhadap Francesco Bagnaia usai balapan MotoGP Aragon.
Menurut Tardozzi, kendala utama pebalap asal Italia tersebut kini bersumber dari aspek psikologis serta fokus mental.
>>> Komitmen Inklusivitas Telkom Perkuat Daya Saing Lewat Pilar ESG GoZero%
Ducati mulanya menaruh harapan agar Bagnaia mampu menembus posisi lima besar di Sirkuit MotorLand Aragon.
Kendati demikian, target tersebut gagal tercapai setelah Bagnaia mengalami kecelakaan dan gagal finis.
Tim sempat melakukan penyesuaian saat sesi pemanasan, namun langkah itu gagal memberikan hasil positif.
Tardozzi menilai kapasitas kecepatan Bagnaia tidak perlu diragukan lagi oleh siapa pun.
>>> Bencana Tsunami dari Langit Akibat Es Pegunungan Mencair
Akan tetapi, pendekatan sang pebalap dalam menghadapi situasi pelik justru dianggap menghambat potensinya.
Situasi ini membuat Bagnaia dinilai kesulitan menemukan batas antara keyakinan diri dan tantangan di lintasan.
Kritik terbuka tersebut muncul menjelang kepindahan Bagnaia yang dijadwalkan meninggalkan Ducati pada akhir musim.
>>> Pujian Luis de la Fuente untuk Gelandang Anyar Barcelona
Mulai tahun 2027, Bagnaia dipastikan bakal bergabung dengan skuad Aprilia Racing.
