Harga perangkat laptop di pasar Indonesia mengalami lonjakan tajam hingga 50 persen.
Kenaikan harga ini dipicu oleh kelangkaan komponen semikonduktor secara global sejak akhir tahun lalu.
Komponen utama seperti memori, SSD, dan prosesor ikut naik karena tingginya kebutuhan industri teknologi.
Kondisi tersebut membuat produsen mulai menawarkan tablet yang dilengkapi keyboard sebagai solusi pengganti.
Perangkat alternatif ini banyak diincar oleh konsumen yang mencari kisaran harga di bawah Rp 6 juta hingga Rp 7 juta.
Tablet dinilai sudah mampu menangani berbagai komputasi ringan untuk kebutuhan belajar maupun bekerja.
Sejumlah produsen juga menyesuaikan spesifikasi memori untuk menjaga harga jual tetap di bawah Rp 10 juta.
Lonjakan harga semikonduktor ini diprediksi masih akan terus berlanjut hingga tahun depan.