Pendiri sekaligus CEO Meta, Mark Zuckerberg, secara terbuka menolak seruan agar perusahaan kecerdasan buatan bekerja sama memperlambat pengembangan produk.
Sikap tersebut bertentangan dengan peringatan sejumlah pemimpin industri seperti CEO OpenAI Sam Altman dan Elon Musk mengenai potensi risiko teknologi.
Zuckerberg menyatakan bahwa perusahaannya tidak membutuhkan koordinasi lintas industri untuk memastikan keamanan sistem.
Menurutnya, setiap laboratorium riset cukup meluangkan waktu secara internal guna memeriksa keamanan teknologi secara mandiri.
Ia menilai pengguna secara alami akan meninggalkan produk yang dinilai tidak aman atau tidak berfungsi sesuai harapan.
Di sisi lain, Meta baru saja merilis agen AI otonom bernama Muse yang langsung mencatat popularitas tinggi di berbagai platform aplikasi.
Sistem Muse turut didukung oleh agen pengawas bernama Sentinel untuk mengontrol tindakan agar tidak melampaui batas.
Zuckerberg mengaku tetap optimis bahwa teknologi AI yang dipersonalisasi akan menghadirkan masa depan yang positif.