Bumi sempat kedatangan objek antariksa baru yang tertangkap oleh gravitasi planet. Asteroid berukuran kecil tersebut untuk sementara waktu mengorbit Bumi sebagai bulan mini.
Objek bernama 2026 QQ8 itu memiliki diameter sekitar 1 meter. Pengaruh gravitasi Bumi mulai menangkap asteroid tersebut pada akhir April 2026.
Astronom Hungaria Krisztián Sárneczky pertama kali menemukan benda tersebut pada 20 Agustus 2026. Penemuan ini menggunakan teleskop di Observatorium Piszkéstető.
Minor Planet Center mengonfirmasi orbit objek tersebut terikat sementara oleh gravitasi Bumi. Para ilmuwan sempat menyelidiki kemungkinan benda itu sebagai sampah antariksa.
Pengamatan lanjutan memakai teleskop di Hawaii dan Arizona dilakukan untuk memastikan asal-usulnya. Hasil analisis tekanan radiasi Matahari menyimpulkan objek tersebut bukan buatan manusia.
Asteroid ini dipastikan merupakan objek alami yang melintas dekat Bumi. Ukurannya yang kecil membuat benda tersebut tidak menimbulkan ancaman bahaya.
Status bulan mini pada 2026 QQ8 tidak berlangsung lama seperti Bulan alami. Asteroid itu diperkirakan tetap berada di bawah gravitasi Bumi hingga Desember 2026.
Objek tersebut akan kembali melanjutkan perjalanan mengelilingi Matahari pada 2027. Lintasan pergerakannya saat mengitari Bumi tidak membentuk lingkaran yang rapi.
Jarak terdekat orbit asteroid ini berada di angka sekitar 570.000 kilometer. Angka tersebut setara dengan 1,5 kali jarak rata-rata antara Bumi dan Bulan.
Fenomena bulan mini sebelumnya pernah terjadi pada asteroid lain seperti 2020 CD3 dan 2024 PT5. Keberadaan benda langit ini memberi kesempatan bagi astronom untuk melakukan penelitian lebih dekat.
