Kebakaran hutan dan lahan tidak hanya menghanguskan pepohonan dan mengancam kesehatan manusia saja.
Satwa liar di dalam kawasan tersebut juga menghadapi bahaya besar berupa kehilangan habitat hingga luka bakar parah.
Salah satu temuan memilukan memperlihatkan bangkai ular sanca yang terbakar di area terdampak karhutla.
Tim Manggala Agni menemukan bangkai satwa tersebut di Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.
Selain ular sanca, ancaman mematikan juga merenggut nyawa trenggiling di wilayah kebakaran. Dua ekor trenggiling dilaporkan ditemukan dalam kondisi terpanggang akibat terjebak kobaran api.
Evakuasi Satwa Terdampak
Kementerian Kehutanan melalui BKSDA Kalimantan Barat mencatat penyelamatan 24 satwa liar terdampak karhutla. Periode pencatatan tersebut berlangsung dari 1 Agustus hingga 10 September 2026.
Jumlah tersebut terdiri dari 15 orangutan, enam trenggiling, satu bekantan, satu kukang, dan satu musang tenggalung. Penyelamatan dilakukan bersama Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia serta pihak terkait.
Sebagian hewan malang itu ditemukan di sekitar perkebunan warga. Habitat asal mereka telah rusak akibat api dan tidak lagi menyediakan tutupan hutan yang memadai.
