Warga Bojonegoro dan sekitarnya dihebohkan oleh kemunculan suara dentuman keras yang terjadi belum lama ini.
Fenomena tersebut kian memicu spekulasi publik setelah beredar rekaman video yang memperlihatkan kilatan cahaya di langit.
Dosen Departemen Geofisika dan Meteorologi IPB University, Dr Givo Alsepan, menyatakan bahwa suara misterius itu belum bisa langsung dipastikan penyebabnya.
Ia menegaskan bahwa kajian ilmiah lintas bidang diperlukan untuk mengungkap sumber bunyi tersebut secara akurat.
Tiga Kemungkinan Sumber Dentuman
Dr Givo memaparkan tiga potensi penyebab utama yang perlu ditelusuri lebih lanjut oleh para ahli terkait.
Kemungkinan pertama adalah meteor yang memasuki atmosfer Bumi dengan kecepatan tinggi dan memicu gelombang kejut.
Namun, ia mencatat bahwa kilatan cahaya yang terlihat belum cukup kuat untuk memastikan keterkaitan dengan benda antariksa tersebut.
Faktor kedua berkaitan dengan fenomena atmosfer, termasuk aktivitas petir serta perubahan struktur suhu udara.
Perubahan suhu tersebut berpotensi membelokkan gelombang suara sehingga bunyi dari tempat jauh terdengar lebih jelas di wilayah tertentu.
Kemungkinan ketiga melibatkan aktivitas tektonik atau geologi yang menghasilkan pelepasan energi berupa gelombang seismik.
Kendati demikian, BMKG Nganjuk melaporkan tidak ada deteksi aktivitas kegempaan di sekitar Gunung Pandan pada periode 19-20 Oktober 2026.
Data tersebut membuat dugaan gempa tektonik menjadi kecil kemungkinannya, meski belum memastikan faktor meteor atau atmosfer.
Masyarakat diimbau agar tidak terburu-buru menyebarkan spekulasi sebelum ada verifikasi ilmiah yang jelas.
