Empat pelajar SMAN 81 Jakarta berhasil mengembangkan Aerospora sebagai alat pemurni udara inovatif yang memanfaatkan lumut.
Perangkat tersebut memadukan teknologi kecerdasan buatan serta Internet of Things guna membantu menekan tingkat polusi udara.
Teknologi di Balik Perangkat Aerospora
Tim Bryotech Alpha merancang sistem biofiltrasi ini dengan menyematkan mikrokontroler ESP32 serta berbagai sensor lingkungan.
Teknologi TinyML diterapkan untuk mendeteksi risiko kekeringan pada tanaman sehingga penyiraman dapat berjalan secara otomatis.