Sejumlah kulkas dan freezer supermarket di tujuh negara Eropa mengalami malfungsi akibat kenaikan termostat jarak jauh hingga mencapai 50 derajat Celcius.
Serangan ini menyasar toko-toko seperti Carrefour, Intermarche, dan Ikea di Belgia, serta Coop dan ICA di Swedia.
Wilayah lain yang terdampak meliputi Delhaize di Luksemburg, Kesko di Finlandia, SuperValu di Irlandia, serta beberapa toko di Estonia.
Kejadian serupa sebelumnya juga memaksa peritel Prancis membuang makanan karena pendingin mendadak panas akibat peretasan software.
Dugaan Motif Pelaku
Belum ada kelompok haktivis atau geng ransomware yang mengklaim bertanggung jawab atas insiden peretasan perangkat pendingin tersebut.
Para ahli keamanan siber menduga serangan ini dilakukan oleh pihak berbasis negara atau pelaku tunggal untuk alasan pribadi.
Peretasan ini tergolong sederhana tanpa menggunakan malware karena memanfaatkan celah pada software manajemen yang terhubung ke internet.