Pada Juli 2020, ia menjadi bagian dari tim yang menangkap buron Djoko Tjandra di Kuala Lumpur, Malaysia. Penangkapan itu dilakukan saat Kabareskrim Polri dijabat oleh Komjen Listyo Sigit Prabowo.
Dari Sekretaris Kapolri hingga Ajudan Presiden
Karier Ahrie terus menanjak. Pada 2021, ia dipercaya menjadi sekretaris pribadi Kapolri. Tiga tahun kemudian, pada 2024, ia ditunjuk sebagai ajudan Presiden Prabowo Subianto dari unsur Polri.
Penunjukan itu mendapat apresiasi dari Komisioner Kompolnas Poengky Indarti, yang menilai rekam jejak Ahrie sebagai perwira muda yang berprestasi. Ahrie sendiri disebut pernah menyampaikan bahwa jabatan ajudan merupakan amanah yang ia jalani dengan penuh tanggung jawab.
Keluarga yang Disebut dalam Pemberitaan
Di tengah ramainya perbincangan, banyak warganet juga penasaran dengan kehidupan keluarga Ahrie. Dalam pemberitaan, istri Ahrie disebut bernama Thia Sonta, dan pasangan ini dikabarkan memiliki tiga orang anak.
Namun, informasi mengenai keluarga tersebut hanya disebut secara singkat dan tidak dirinci lebih jauh dalam pemberitaan yang beredar.
Penunjukan sebagai Kadivkum Polri
Pada Oktober 2026, Ahrie resmi ditunjuk sebagai Kepala Divisi Hukum Polri. Penunjukan itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026, dan ia menggantikan Irjen Agus Nugroho.
Dengan jabatan tersebut, Ahrie kini berada di jajaran perwira tinggi Polri yang memegang peran penting dalam bidang hukum kepolisian. Sosoknya pun menjadi salah satu perwira muda yang paling banyak disorot pada 2026.