"Dengan nanti adanya lelang frekuensi baru otomatis ketika mendapatkannya akan kita implementasikan juga untuk menambah kapasitas dan kecepatan jaringan kita.
Yang pasti kita semuanya siap, jadi semua site kita 5G sudah siap," ujar Eben.
Pihak manajemen internal memaparkan bahwa strategi penggelaran infrastruktur di area target akan menerapkan metode menyeluruh.
Group Head Marketing Segment XLSmart, Astiyanto Tri Muktiwibowo, mengatakan, "Bedanya mungkin dari implementasi 5G XLSmart khususnya dengan operator lain, kalau 88 kota itu XLSmart itu implementasinya full blanket.
Artinya, di kota tersebut semua BTS-nya sudah 5G. Jadi, tidak lagi area industri atau bisnis saja, tapi satu kota full 5G."
Langkah korporasi ini sejalan dengan program Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang tengah mempercepat proses seleksi spektrum.
Direktur Strategi dan Kebijakan Infrastruktur Digital Komdigi, Denny Setiawan, menyatakan, "Tadi ditanya kapan 5G akan dirilis, saat ini kita sedang dalam proses seleksi spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz.
>>> Pencuri Rusak Trotoar dan Gasak Kabel PJU di Koja
Mudah-mudahan sebelum Hari Kemerdekaan Indonesia sudah bisa dirilis."