"Sentimen kripto secara umum telah melemah sejak 10 Oktober 2025, dan pasar saat ini beroperasi dalam lingkungan likuiditas rendah dengan katalis baru yang terbatas," jelasnya.
Di sisi lain, eskalasi militer di Timur Tengah masih terus membayangi setelah helikopter AH-64 Apache milik US Army ditembak jatuh oleh pihak Iran.
Menanggapi insiden tersebut, Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan ancaman serangan balasan yang lebih keras.
"Kita telah menyerang mereka dengan keras kemarin, dan kita akan menyerang mereka dengan keras lagi hari ini.
Kita akan menyerang mereka dan menyerang mereka dengan sangat keras," ujar Trump dikutip dari CNBC, Rabu (10/6/2026).
Operasi militer presisi tinggi di dekat Selat Hormuz diklaim berhasil meredam lonjakan harga minyak mentah dunia.
Trump menyatakan tindakan ofensif tersebut mutlak dilakukan demi merespons jatuhnya helikopter patroli milik Komando Pusat AS.
>>> Zulkifli Hasan Pimpin Rapat Koordinasi Program Makan Bergizi Gratis
"Kedua pilot yang terlibat dalam serangan itu selamat dan tidak terluka. Meskipun demikian, Amerika Serikat harus, tentu saja, menanggapi serangan ini," jelas Trump.
