⌂ Beranda News IHSG Anjlok 112 Poin di Sesi I, Tertekan Inflasi AS
News

IHSG Anjlok 112 Poin di Sesi I, Tertekan Inflasi AS

Grafik IHSG melemah pada sesi I 11 Juni 2026
Grafik pergerakan IHSG
A A Ukuran Teks16px

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan signifikan pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis 11 Juni 2026.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui Stockbit, IHSG terkoreksi 112 poin atau melemah 1,90 persen ke level 5.789,98.

Tekanan jual dari investor marak terjadi sebagai respons terhadap sentimen pasar global. Lonjakan inflasi Amerika Serikat yang mencapai 4,2 persen menjadi pemicu utama pelemahan.

Aktivitas perdagangan di BEI pada sesi pertama cukup padat. Volume saham yang ditransaksikan mencapai 22,2 miliar lembar dengan nilai total transaksi Rp 12,7 triliun.

Pelemahan terjadi di hampir seluruh indeks sektoral. Penurunan paling tajam tercatat pada sektor bahan baku yang merosot 6,27 persen.

Sektor energi juga melemah 3,17 persen, disusul sektor transportasi yang turun 2,94 persen.

Secara keseluruhan, sebanyak 500 saham mengalami penurunan harga. Sementara itu, 185 saham menguat dan 128 saham lainnya stagnan.

Top Losers dan Top Gainers LQ45

Pada jajaran saham likuid LQ45, penurunan indeks dipimpin oleh HRTA dan CUAN yang anjlok cukup dalam.

Berikut daftar top losers dan top gainers indeks LQ45 pada sesi I, 11 Juni 2026:

  • Top Losers: PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) turun 14,18% ke Rp 1.785; PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) turun 11,64% ke Rp 645; PT Barito Pacific Tbk (BRPT) turun 9,66% ke Rp 1.590.
  • Top Gainers: PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) naik 3,56% ke Rp 2.910; PT Indosat Tbk (ISAT) naik 1,93% ke Rp 1.850; PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) naik 1,67% ke Rp 1.215.
📰 Update Terbaru