"Kalau Knicks menang, Sabtu malam nanti mungkin akan seperti Gotham City di film Batman," kata seorang penggemar kepada BBC Sport.
Ia mengaku hampir tidak mengikuti perkembangan Piala Dunia.
"Sejujurnya saya tidak terlalu mengikuti apa pun tentang Piala Dunia. Saat ini saya hanya peduli pada Knicks."
Penggemar lain bernama Frank menyatakan baru akan melirik turnamen sepak bola setelah kompetisi basket berakhir. "Knicks menguasai segalanya sekarang di New York," ujarnya.
Bahkan, sebagian warga lokal secara blak-blakan mengaku tidak memahami olahraga sepak bola. "Saya akan jujur.
Saya tidak tahu banyak tentang soccer," katanya.
Atmosfer di Los Angeles dan Respons Generasi Muda
Di Los Angeles, kota yang menjadi lokasi dua laga fase grup tim nasional AS, spanduk "LA26" dan mural raksasa sudah terpasang di pusat kota.
Meski demikian, bagi warga yang bukan pencinta sepak bola, gaung turnamen ini masih mudah terlewatkan.
Seorang sopir taksi bahkan mengaku terkejut saat mengetahui Piala Dunia akan segera dimulai. "Ada Piala Dunia?
Siapa yang bermain?" tanyanya.
Walakin, panitia lokal tetap optimistis bahwa ketertarikan masyarakat akan melonjak seiring berjalannya kompetisi.
"Saya pikir ini adalah proses yang berjalan perlahan dan akan berujung pada ledakan antusiasme," kata Larry Freedman, Wakil Ketua Komite Tuan Rumah Piala Dunia Los Angeles.
Menurut dia, warga Los Angeles selama ini lebih fokus pada aktivitas sehari-hari dan berbagai pilihan hiburan olahraga yang tersedia.
"Tetapi sekarang, menjelang kick-off, orang-orang mulai sangat bersemangat," ujarnya.
>>> Apple Luncurkan iOS 27 Developer Beta, Ini Risiko dan Cara Update
Harapan muncul dari generasi muda yang mulai menunjukkan ketertarikan pada sepak bola.
Isaiah, seorang warga Sacramento County, menyatakan antusias untuk menyaksikan Piala Dunia tahun ini karena lokasinya yang dekat dengan Los Angeles.
