⌂ Beranda News Piala Dunia 2026 Dimulai, Basket Masih Dominasi Perhatian Warga AS

Piala Dunia 2026 Dimulai, Basket Masih Dominasi Perhatian Warga AS

Piala Dunia 2026 Dimulai, Basket Masih Dominasi Perhatian Warga AS
Suasana perayaan final NBA di New York saat Piala Dunia 2026 berlangsung
A A Ukuran Teks16px

Chris, seorang warga Los Angeles yang memiliki dua anak perempuan yang aktif bermain sepak bola di klub lokal, memilih untuk mendukung dari rumah karena masalah biaya dan keterbatasan tiket.

"Harga tiket dan ketersediaannya menjadi masalah tersendiri," katanya.

Brennan, yang datang bersama keluarganya, juga mengutarakan pandangan serupa mengenai aksesibilitas tiket bagi penonton keluarga. "Kalau lebih terjangkau untuk keluarga, kami pasti akan datang langsung.

Tetapi kami tetap akan bersemangat menontonnya dari rumah," ujarnya.

Banyak pengamat menilai bahwa laju tim nasional AS di turnamen ini akan menjadi penentu utama dalam membangun gelombang dukungan publik.

Potensi peningkatan minat sebetulnya mulai terlihat ketika 30.000 orang berebut 5.000 tiket untuk menghadiri sesi latihan terbuka tim nasional yang berdurasi 30 menit.

Federasi sepak bola AS juga menerapkan strategi promosi kreatif lewat budaya populer untuk menjangkau penonton baru.

Salah satunya memajang gelandang Malik Tillman di sampul majalah mode dengan pakaian unik.

Langkah promosi ini dinilai positif oleh para pemain untuk memperluas eksposur olahraga sepak bola di kalangan masyarakat AS.

"Pada akhirnya ini soal memperluas jangkauan. Saya selalu mendukung cara-cara baru untuk mengekspresikan diri," kata bek timnas AS, Mark McKenzie.

>>> Prabowo dan Jusuf Kalla Bahas Geopolitik serta Swasembada Energi

Keberhasilan tim nasional melangkah jauh di Piala Dunia 2026 dipandang bisa menjadi titik balik krusial untuk menaikkan level popularitas sepak bola di Negeri Paman Sam.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM