Jika kita mampu membangun infrastruktur yang kuat, melahirkan talenta unggul, menjaga kedaulatan data, dan memperkuat inovasi nasional, Indonesia tidak hanya akan menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta dan pemimpin dalam ekonomi digital global," kata Ibas.
Sejumlah narasumber lain turut menyampaikan pandangan.
Co-Founder dan CEO Awanio Irfan Yuta Pratama menekankan pentingnya kedaulatan digital nasional dengan memberikan ruang bagi perusahaan teknologi lokal.
Founder dan CEO NoLimit Indonesia Aqsath Rasyid menilai Indonesia berpotensi menjadi pencipta teknologi di Asia Tenggara dengan penguatan talenta digital.
Direktur Government Affairs Microsoft Indonesia RR Widyasari Listyowulan menyoroti pentingnya pembangunan ekosistem data nasional yang kuat.
Ketua APTIKNAS, Ir Soegiharto Santoso mendorong percepatan pengesahan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber (KKS) dan penguatan kebijakan AI.
Beberapa Anggota MPR RI dari Fraksi Partai Demokrat juga menyampaikan pandangannya. Wahyu Sanjaya menekankan pentingnya konektivitas antarlembaga dan perlindungan konsumen keuangan digital.
Ir Mulyadi mengingatkan inovasi teknologi harus memberi manfaat nyata bagi bangsa.
Rizki Aulia Rahman Natakusumah menyoroti perlunya afirmasi bagi perusahaan teknologi lokal dan percepatan implementasi AI di pemerintahan. Anton Sukartono Suratto menegaskan pentingnya kolaborasi pemerintah dan sektor swasta.
>>> 103 Ucapan Pernikahan Penuh Doa, Tulus, dan Berkesan untuk Pengantin Baru
Faujia Helga Br Tampubolon mengingatkan transformasi digital harus menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara merata.
