⌂ Beranda News Kebakaran Landa Atap Pabrik BYD Subang Akibat Kelalaian Kontraktor

Kebakaran Landa Atap Pabrik BYD Subang Akibat Kelalaian Kontraktor

Kebakaran Landa Atap Pabrik BYD Subang Akibat Kelalaian Kontraktor
Kebakaran di atap pabrik BYD Subang
A A Ukuran Teks16px

Insiden kebakaran melanda fasilitas perakitan pabrik PT BYD Motor Indonesia di Subang, Jawa Barat, pada Jumat (12/6/2026).

Kebakaran terjadi akibat kelalaian pihak kontraktor di area proyek.

>>> Pemerintah Dirikan Danantara Sumberdaya Indonesia untuk Kelola Ekspor Satu Pintu

Peristiwa itu memicu kepulan asap tebal, namun dipastikan tidak mengganggu operasional maupun persiapan produksi massal kendaraan listrik perusahaan.

Kebakaran berskala kecil tersebut berhasil dipadamkan dalam waktu singkat oleh tim internal pabrik.

Material plastik dan karet di area atap menjadi penyebab munculnya kepulan asap tebal yang sempat terlihat di sekitar lokasi fasilitas perakitan.

Head of PR & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, memberikan penjelasan mengenai penyebab serta dampak langsung dari insiden tersebut.

“Itu insiden kecil, memang ada sedikit keteledoran dari pihak kontraktor, dan saya sampaikan itu oknum.

Sehingga ada bagian kecil posisi atap itu yang terbakar, sehingga secara dampaknya menyebabkan, karena material tertentu asap yang cukup tebal, tapi setelah pemadaman secara mandiri dan ada fasilitas pemadaman juga, hanya dalam waktu 10 menit sudah padam,” ujar Luther.

Luther menambahkan, “Terlihat asapnya ngebul karena material yang terbakar berbahan plastik dan karet.”

Pihak manajemen memastikan bahwa seluruh proses persiapan finalisasi dan pengujian fungsi atau commissioning di fasilitas Subang tetap berlangsung normal pascakebakaran.

>>> Pencuri Bobol Kendaraan Perlengkapan Timnas Inggris di Kansas City

“Sama sekali tidak, tetap berjalan, termasuk dari sisi persiapan finalisasi dan kemudian proses commissioning,” ucap Luther.

Sejumlah unit kendaraan yang dirakit di fasilitas baru tersebut bahkan dilaporkan telah keluar dari lini perakitan untuk langsung digunakan dalam kegiatan uji coba berkendara.

“Dan seperti kalian lihat ada beberapa kendaraan yang digunakan test drive sudah menggunakan kendaraan yang diproduksi di fasilitas tersebut,” jelas Luther.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM